Purbalingga – Salah satu kerajinan di Kabupaten Purbalingga yang bisa tetap eksis meski di tengah situasi pandemi yakni kain batik. Batik Purbalingga memiliki ciri khas tersendiri jika dibandingkan dengan batik-batik dari daerah lainnya, mulai dari motif, ornamen pengisi dan tata warna.
Salah satu batik yang diproduksi di Purbalingga adalah Batik Sumba. Batik tersebut diproduksi oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tlahab Kidul Kecamatan Karangreja.
Kepala Desa Tlahab Kidul Kustiri menceritakan industri kain batik di daerahnya telah berkembang sejak lima tahun silam. Saat itu warga desa tersebut mengikuti pelatihan membatik dari dinas terkait dan terus berkembang hingga saat ini.
“Saat ini ada sekitar 30an pengrajin batik, ditambah lagi kemarin juga ada pelatihan batik ecoprint,” katanya.

Pemerintah Desa setempat juga terus berupaya membantu pemasaran dari Batik Sumba agar bisa lebih dikenal masyarakat. Tidak hanya memasarkan, namun mereka juga mengenakan Batik Sumba untuk seragam dinas yang diharapkan bisa sekaligus untuk promosi.
“Kami pakai untuk promosi dengan teman-teman. Sehingga kami sering juga dapat pesanan,” lanjut Kustiri.
Batik Sumba dipasarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Untuk batik cap dijual antara Rp 150 – 170 ribu sedangkan batik tulis dihargai Rp 275 – 400 ribu.

Saat ditanya kenapa dinamakan Batik Sumba? Kustiri menjelaskan Sumba merupakan singkatan dari Sumber Banyu (Air) yang juga merupakan ikon wisata di Desa Tlahab Kidul, yakni Curug Sumba.
Kustiri berharap ke depan pihaknya bisa memiliki galeri batik sendiri sehingga bisa membantu pemasaran.
“Kami ingin punya galeri sendiri di Tlahab Kidul jadi kalau ada tamu dari dinas, dari luar pemerintahan desa bisa tahu ada Batik Sumba. Kami juga berusaha memperkenalkan sebanyak-banyaknya di sosmed. Kami ingin Batik Sumba lebih eksis,” harapnya.
Batik Sumba akan terus dikembangkan agar bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan pemasaran yang baik, bukan tidak mungkin ke depan Batik Sumba kian bersinar di pasar nasional bahkan menembus ke pasar internasional. (YN)






