CILACAP – Sebanyak 89.803 Keluarga Miskin (KM) di Kabupaten Cilacap yang masuk pada Program Keluarga Harapan (PKH), menjadi sasaran penyaluran bantuan Juli ini.
Jumlah tersebut terbagi menjadi sejumlah kelompok. Mulai dari ibu hamil sebanyak 435, anak usia dini sebanyak 24.430, siswa SD sebanyak 45.296, siswa SMP sebanyak 28.394, siswa SMA sebanyuak 20.520, lansia sebanyak 25.193, dan penyandang disabilitas sebanyak 1.063.
Koordinator Kabupaten Program Keluarga Harapan Kabupaten Cilacap, Taryoko mengatakan, pada tahap ke 3, PKH sudah di salurkan lebih awal. Yakni pada bulan Juni 2021. Hal ini karena adanya PPKM Darurat.
“Bantuannya berupa uang tunai yang disalurkan melalui rekening masing–masing, dengan sasaran KPM yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial seperti ibu hamil, anak usia dini, anak SD, SMP, SMA, Lansia serta penyandang disabilitas berat,” jelas Taryoko, Kamis (29/7).
Untuk nominalnya, dia menambahkan, untuk ibu hamil dan anak usia dini mendapatkan bantuan Rp 750 ribu per triwulan, siswa SD Rp 225 ribu/triwulan, siswa SMP Rp 375 ribu/triwulan, siswa SMA Rp 500 ribu/triwulan, Lansia dan penyandang disabilitas sebesar Rp 600 ribu per triwulan.
“Selain menerima PKH dalam bentuk uang tunai, Keluarga Penerima Manfaat juga menerima Program Sembako sebesar Rp 200 ribu/bulan, yang wajib dibelanjakan untuk kebutuhan pokok seperti beras, telor atau daging, buah dan sayur mayur,” imbuhnya.
Melalui PKH, KM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan berbagai fasilitas pelayanan sosial.
Mulai dari ibu hamil dan anak usia dini wajib ke Posyandu atau ke Puskesmas minimal 4 kali dalam masa kehamilan, untuk anak SD,SMP dan SMA kehadirannya minimal 85 persen, dan untuk lansia juga wajib ke Posyandu. (nas)






