INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kasus Covid-19 di Banyumas Mulai Melandai

Senin, 26 Juli 2021

Saat ini, kasus harian di Banyumas rata-rata 200 per hari.

PURWOKERTO – Kepala Dinas Kesehatan Banyumas Sadiyanto menyatakan tren penularan covid-19 di Banyumas sudah mulai mengalami penurunan. Bila masa awal PPKM Darurat temuan kasus positif Covid 19 bisa mencapai 700 kasus per hari, saat ini hanya sekitar 200-an kasus per hari.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

”Jadi ini sudah mulai melandai. Mudah-mudahan ke depannya bisa terus melandai,” katanya.

Menurutnya, penurunan temuan kasus positif ini, bagaimana pun tidak bisa dilepaskan dari penerapan PPKM Darurat yang dilaksanakan sebelumnya. ”Pelaksanaan PPKM Darurat bagaimana pun berpengaruh terhadap penurunan kasus. Berkurangnya jumlah orang yang berkerumun tentu akan mengurangi resiko transmisi virus,” katanya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Namun, kata dia, angka kematian akibat covid-19 di Banyumas masih naik turun. Menurutnya, hingga hari-hari terakhir kemarin, angka kematian akibat Covid 19 masih tercatat cukup tinggi.

”Sekarang ini, jumlah pasien yang meninggal akibat Covid 19 ada sekitar 20-25 pasien per hari. Seperti kemarin, sempat turun jadi 21 pasien, kemudian naik lagi jadi 23 pasien. Kemarinnya lagi, sempat turun jadi 23 pasien, tapi naik lagi menjadi 26 pasien. Jadi masih sulit diperkirakan trennya,” katanya.

Berdasarkan data terakhir, dia menyebutkan jumlah pasien Covid 19 yang meninggal pada Bulan Juli hingga tanggal 26 ini, sudah mencapai 628 orang. Angka ini sudah mencapai dua kali lipat jumlah kematian pada Bulan Juni 2021.

Sadiyanto bahkan menyebutkan, berdasarkan prediksi epidemiolog Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, angka kematian akibat Covid 19 di Banyumas pada Juli 2021 ini bisa mencapai 750 pasien. ”Tapi mudah-mudahan perkiraan itu tidak terjadi,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pemkab Cilacap Targetkan Akhir Tahun Ini Semua Kecamatan Punya Forum Anak

Selanjutnya

500 Paket Bantuan Mulai Mengalir ke Pelaku Wisata di Purbalingga

TERBARU

Wisatawan Brebes Terseret Ombak di Kebumen, Ditemukan Meninggal Dunia

Wisatawan Brebes Terseret Ombak di Kebumen, Ditemukan Meninggal Dunia

Rabu, 25 Maret 2026

3 Tahun Tren Nikah di Bulan Syawal Meningkat, Kemenag Catat 667 Ribu Pasangan

3 Tahun Tren Nikah di Bulan Syawal Meningkat, Kemenag Catat 667 Ribu Pasangan

Rabu, 25 Maret 2026

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Perantau Banyumasan di Jakarta Siap Gelar BGFest 2026, Angkat Budaya dan Aspirasi Warga

Rabu, 25 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

500 Paket Bantuan Mulai Mengalir ke Pelaku Wisata di Purbalingga

Atasi Kelangkaan Oksigen, Ganjar Janji Siagakan Iso Tank di Banyumas

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com