INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Banyumas pertimbangkan sanksi sesuai UU Nomor 4 Tahun 1984

Selasa, 6 Juli 2021

Purwokerto – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mempertimbangkan kemungkinan menerapkan sanksi sesuai dengan Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular terhadap pelanggaran pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

“Itu menurut saya usulan yang bagus, profesional sesuai aturan,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein usai Rapat Koordinasi Satgas Penanganan COVID-19 di Pendopo Sipanji Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Selasa.

Ia mengatakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan terkait dengan usulan Kepala Kejaksaan Negeri Purwokerto Sunarwan dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanganan COVID-19 agar pelanggar PPKM Darurat diberikan sanksi sesuai dengan Pasal 14 ayat (1) Nomor 4 Tahun 1984.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya tidak dapat langsung begitu saja menerapkan sanksi sesuai dengan Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 tersebut.

“Kami kan tahapnya edukasi dulu, ada sosialisasi dan edukasi, kesadaran dari dalam. Jadi, itu (penerapan Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984, red.) adalah jalan terakhir setelah kami tidak kuat dengan melakukan edukasi dan sosialisasi,” katanya.

Oleh karena itu, kata dia, Pemkab Banyumas tetap mengedepankan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait dengan pelaksanaan PPKM Darurat.

“Tapi juga untuk mengedukasi ini kan mungkin harus ada satu atau dua sebagai contoh supaya masyarakat paham,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Kajari Purwokerto Sunarwan mengatakan sanksi berdasarkan Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 belum diterapkan di Banyumas karena saat sekarang masih bersifat peringatan-peringatan lebih dahulu.

“Lihat satu minggu ke depan, kalau masih melanggar ya bagaimana lagi, kan ada aturan hukumnya. Kalau enggak begitu (menerapkan sanksi tegas, red.), ya masyarakat yang dirugikan juga banyak, nanti angka COVID-19 enggak turun-turun,” katanya.

Dalam hal ini, kata dia, Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984 menyebutkan “Barang siapa dengan sengaja menghalangi pelaksanaan penanggulangan wabah
sebagaimana diatur dalam Undang-Undang ini, diancam dengan pidana penjara selama-lamanya 1 (satu) tahun dan/atau denda setinggi-tingginya Rp1.000.000 (satu juta rupiah)”.

Ia mengakui pihaknya selama ini belum pernah menangani perkara dengan mengacu pada Pasal 14 ayat (1) UU Nomor 4 Tahun 1984.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya telah menangani pelanggaran masker dengan mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit di Kabupaten Banyumas. “Itu cukup efektif,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Barang Bukti Sabu Dimusnahkan Polres Purbalingga

Selanjutnya

Andif Tenggelam Saat Mandi Di Sungai Gintung

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Jangan Disepelekan, Bingung dan Malas Kerja Ternyata Bisa Jadi Tanda Stres Berat hingga Gangguan Jiwa

Jangan Disepelekan, Bingung dan Malas Kerja Ternyata Bisa Jadi Tanda Stres Berat hingga Gangguan Jiwa

Sabtu, 1 Agustus 2026

Kakek 75 Tahun di Kasegeran Cilongok  Ditangkap, Tega Setubuhi Bocah 14 Tahun dengan Iming-iming Uang Saku

Kakek 75 Tahun di Kasegeran Cilongok Ditangkap, Tega Setubuhi Bocah 14 Tahun dengan Iming-iming Uang Saku

Jumat, 31 Juli 2026

Pria Jember Ditemukan Tewas di Irigasi Banyumas, Polisi Pastikan Tak Ada Luka Kekerasan

Pria Jember Ditemukan Tewas di Irigasi Banyumas, Polisi Pastikan Tak Ada Luka Kekerasan

Jumat, 31 Juli 2026

Selanjutnya

Andif Tenggelam Saat Mandi Di Sungai Gintung

Atasi Kelangkaan, Satgas Covid-19 Jemput Armada Pengirim Oksigen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com