INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dampak Larangan Mudik, Pusat Oleh-Oleh Sawangan Purwokerto Sepi Pembeli

Minggu, 16 Mei 2021

PURWOKERTO – Pandemi yang masih melanda ditambah dengan aturan larangan mudik, membuat pusat oleh-oleh di Sawangan Purwokerto tidak banyak dikunjungi pembeli.

Pembelinya masih tetap ada, tetapi tidak sebanyak sebelum pandemi yang kebanyakan adalah dari luar kota.

Pandemi Covid-19, yang melanda pada awal 2020 membuat sektor usaha dan oleh-oleh di Sawangan Purwokerto sempat lesu.

Pusat oleh-oleh Sawangan, Purwokerto menyediakan berbagai panganan khas Banyumas mulai getuk goreng, mendoan, mino, nopia, lanting, hingga jenang wajik.

Kondisi ini dirasakan salah satunya adalah oleh Sugiyanto, penjual Getuk Goreng di Sawangan Purwokerto.

“Belum terlalu ramai, pengunjung sepi, tapi memang tahun lebih baik dari pada tahun lalu, ada peningkatan walau sedikit,” katanya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (16/5/2021).

Ia mengatakan primadonanya yang masih banyak dicari tetap mendoan dan getuk goreng Sokaraja.

“Kalau getuk itu rata-rata pada beli sekilo sampai dua kilo, sedangkan mendoan pada beli yang isinya 40 lembar,” katanya.

Namun dikatakannya karena pandemi ini, permintaan tetap turun, dari yang normalnya dia biasa menjual ratusan kilo kini paling hanya puluhan kilogram getuk goreng.

Sementara itu penjual lain, Yuniati mengatakan menjual sekilo getuk goreng seharga Rp 35 ribu.

Ia menyediakan beragam rasa, di antaranya durian, nangka, original, serta cokelat.

Di toko oleh-oleh Sawangan, pembeli bisa membeli mendoan mentah yang masih terbungkus daun pisang seharga Rp 40 ribu.

Paket ini berisi dua lembar tempe mendoan ukuran besar.

Tempe mendoan khas Banyumas itu dibungkus daun pisang, bentuknya tipis-tipis diselimuti ragi.

Anda yang ingin berburu oleh-oleh di Sawangan, bisa berjalan kaki sekira 10 menit ke arah barat dari alun-alun Purwokerto.

Di sana, Anda akan menemui deretan toko yang menjual beragam oleh-oleh khas Purwokerto. (jti)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Pengembangan Ekowisata Berkelanjutan di Kabupaten Banyumas

Selanjutnya

Libur Lebaran 2021, Balai Kemambang Purwokerto Lengang

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kasus Persetubuhan Anak 15 Tahun di Banyumas, Pelaku Resmi Jadi Tersangka

Kasus Persetubuhan Anak 15 Tahun di Banyumas, Pelaku Resmi Jadi Tersangka

Kamis, 23 Juli 2026

Gedung Soetedja, Koperasi Desa MerahPutih, dan Ketakutan Kita pada Ruang yang Tidak Menghasilkan

GURU PENSIUN, HONORER DILARANG, SIAPA MASUK KELAS?

Kamis, 23 Juli 2026

LGBT Masuk Raperda Penyakit Sosial Banyumas, Pansus DPRD Tegaskan Bukan untuk Persekusi

Masuk Raperda Penyakit Sosial, MUI Dorong Penanganan LGBT Lebih Preventif

Rabu, 22 Juli 2026

Selanjutnya

Libur Lebaran 2021, Balai Kemambang Purwokerto Lengang

Buntil Purwokerto Jadi Istimewa Diburu Pembeli Saat Lebaran

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com