INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Yudo F. Sudiro: Somasi Wartawan Berpotensi Membungkam Pers

Yudo F. Sudiro: Somasi Wartawan Berpotensi Membungkam Pers

Yudo F Sudiro SH MH

Kamis, 4 Desember 2025

BANYUMAS – Dewan Penasehat Lembaga Bantuan Hukum Perisai Pancasila sekaligus Ketua MPC Pemuda Pancasila Banyumas, Yudo F. Sudiro SH MH, menegaskan bahwa somasi terhadap wartawan atas pemberitaan sering kali dianggap sebagai bentuk pembungkaman pers.

Menurut pria yang akrab disapa Bung Iteng ini, mekanisme yang benar jika ada keberatan terhadap berita adalah melalui hak jawab atau hak koreksi kepada redaksi media, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, bukan dengan menuntut wartawan secara pribadi.

“Hak jawab adalah Hak seseorang atau kelompok untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap berita yang dianggap merugikan. Sedangkan hak koreksi merupakan hak untuk membetulkan kekeliruan informasi dalam pemberitaan,” jelasnya.

Bung Iteng menanggapi terkait dengan adanya somasi yang dilayangkan oleh seorang lawyer terhadap wartawan di Banyumas yang belakangan menjadi sorotan publik. Menurutnya target somasi seharusnya ditujukan kepada redaksi media, bukan wartawan secara personal.

“Sedangkan upaya hukum lanjutan bisa dilakukan jika hak jawab/koreksi tidak ditindaklanjuti, pihak yang dirugikan dapat mengadukan ke Dewan Pers,” tegasnya.

Perlindungan Wartawan

Bung Iteng menegaskan bahwa wartawan dilindungi hukum saat menjalankan profesinya.

“Menghambat kegiatan jurnalistik dapat dipidana penjara maksimal 2 tahun atau denda hingga Rp500 juta,” jelas Bung Iteng.

Menurut Iteng, urutan penyelesaian paling efektif terkait dengan persoalan dengan wartawan tahapannya melalui Hak jawab/hak koreksi ke media, Pengaduan ke Dewan Pers, Somasi dN Gugatan perdata (Perbuatan Melawan Hukum/PMH).

“Pidana itu jika bukan karya jurnalistik atau mengandung unsur fitnah murni,” tegasnya. (redaksi)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Peradi SAI Purwokerto Sampaikan Tiga Mandat Terkait Transformasi PN Purwokerto

Selanjutnya

Kasus Intimidasi Wartawan, Kuasa Hukum Widhi Tempuh Jalur Etik dan Pidana

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

The Cure: Separuh Abad Suara Suram yang Menggetarkan Dunia Musik

The Cure: Separuh Abad Suara Suram yang Menggetarkan Dunia Musik

Minggu, 20 September 2026

Musycab GPK Banyumas Tetapkan Agusta Awali Amruloh sebagai Ketua 2026–2031

Musycab GPK Banyumas Tetapkan Agusta Awali Amruloh sebagai Ketua 2026–2031

Minggu, 20 September 2026

KPK Geledah Kantor ATR/BPN, Nusron Wahid Masih Belum Diperiksa

Nusron Wahid Disebut Telah Mundur dari Kepengurusan Partai Golkar

Minggu, 20 September 2026

Selanjutnya
Kasus Intimidasi Wartawan, Kuasa Hukum Widhi Tempuh Jalur Etik dan Pidana

Kasus Intimidasi Wartawan, Kuasa Hukum Widhi Tempuh Jalur Etik dan Pidana

Habit

Habit

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com