PURWOKERTO – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 250 unit tablet pintar dan kacamata berbasis kecerdasan buatan (AI) kepada siswa di Kabupaten Banyumas, Senin (13/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk mendukung pendidikan inklusif, khususnya bagi sekolah tanpa akses internet dan siswa penyandang tunanetra.
Penyaluran dilakukan usai upacara pembukaan MPLS di Pendapa Si Panji Purwokerto. Ketua Yayasan GSN, Teguh Arief Indratmoko, mengatakan tablet diprioritaskan untuk siswa SD kelas 1 hingga 3 di wilayah dengan keterbatasan jaringan.
“Tablet ini dilengkapi program pembelajaran yang bisa diakses secara luring. Jadi, tanpa internet pun siswa tetap bisa belajar,” ujarnya.
Selain tablet, GSN juga memperkenalkan kacamata pintar AI untuk anak tunanetra. Perangkat ini membantu pengguna membaca buku, mengenali objek, hingga membedakan nominal uang melalui panduan suara.
“Informasi dari kamera langsung diubah menjadi suara, baik lewat earphone maupun speaker bawaan,” jelas Teguh. Ia berharap teknologi ini dapat meningkatkan kemandirian siswa difabel netra dalam belajar dan aktivitas sehari-hari.
Yayasan GSN juga menginisiasi program jambanisasi sekolah. Pada tahap awal, mereka menargetkan pembangunan atau rehabilitasi sanitasi di 10 sekolah prioritas.
“Sasaran kami adalah sekolah dengan toilet rusak, belum tersedia, atau jumlahnya tidak sebanding dengan jumlah siswa,” kata Teguh.
Penulis : Alri Johan
Editor: Angga Saputra






