INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Warga Banyumas luncurkan aplikasi sedekah daring iWarga

Kamis, 30 September 2021

Purwokerto – Sejumlah warga Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang tergabung dalam Forum Banyumas (Wadah Gagasan Tokoh-Tokoh Banyumas) meluncurkan aplikasi sedekah daring yang diberi nama “iWarga”.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Bupati Banyumas Achmad Husein di Pendopo Sipanji, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.

Bupati Banyumas Achmad Husein dalam sambutan peluncuran aplikasi tersebut, memberikan apresiasi atas diluncurkannya aplikasi “iWarga” yang dibuat oleh orang Banyumas.

“Idenya bagus, karena nanti bisa menolong warga yang tidak mampu dan membutuhkan dengan cara cuma-cuma. Bagi orang yang kelebihan juga bisa memberikan dengan cara mudah tanpa kelihatan,” katanya.

Ia mengatakan yang dapat disedekahkan melalui aplikasi tersebut, di antaranya sisa makanan dari suatu kegiatan seperti rapat yang menyediakan konsumsi untuk 50 orang, namun peserta yang datang hanya 30 orang, sehingga konsumsinya masih tersisa 20 porsi.

Sebelum makanan atau konsumsi yang tersisa itu basi, kata dia, pihak panitia bisa menyedekahkannya melalui aplikasi “iWarga” tersebut, dan selanjutnya warga yang butuh bisa menghubungi pengelola aplikasi.

Selain makanan, lanjut dia, masyarakat juga bisa menyedekahkan pakaian bekas yang masih layak pakai atau barang bekas lainnya melalui aplikasi tersebut. “Tapi, mungkin nanti tata cara skriningnya akan lebih detail,” katanya.

Ia mengaku sejak awal telah meminta jumlah administrasi yang mengelola aplikasi tidak terlalu banyak dan orang yang dijadikan admin merupakan sukarelawan dan tidak boleh memungut apapun dari pihak pemberi maupun penerima.

“Admin itu harus relawan murni, tidak boleh memungut apapun. Lalu bagaimana menghidupi admin?. Dari iklan, saya minta iklan saja, pungutan kepada siapapun enggak ada,” katanya.

Saat ditemui usai acara, Bupati mendorong seluruh lapisan masyarakat termasuk rumah makan untuk bisa memberikan sedekah secara daring melalui aplikasi “iWarga”.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Banyumas juga akan memberikan penghargaan kepada pihak yang paling sering memberikan sedekah.

Sementara itu, salah seorang sukarelawan “iWarga”, Achmad Ma’mum mengatakan aplikasi “iWarga” hadir karena berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) diketahui bahwa dalam setahun ada 48 juta ton makanan yang terbuang percuma.

“Makanan yang terbuang percuma itu setara dengan Rp500 triliun per tahun. Itu kalau dibagikan merata kepada penduduk yang membutuhkan, kira-kira 80 juta orang yang bisa merasakan makanan berlebih,” katanya.

Selain itu, kata dia, pandemi COVID-19 yang belum berakhir hingga saat sekarang telah memberikan dampak kepada masyarakat terutama dalam hal perekonomian di segala lini.

“Apalagi, masyarakat menengah ke bawah saat ini ekonominya sangat terpuruk. Oleh karena itu, aplikasi sedekah daring ‘iWarga’ hadir sebagai penghubung atau perantara bagi donatur atau pemberi sedekah dengan penerima sedekah,” katanya.

Menurut dia, aplikasi berbasis Android itu dapat diunduh melalui Play Store secara gratis.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Obwis di Purbalingga Harus Simulasi Ulang, Oktober Akan Dibuka Lagi

Selanjutnya

Naiknya Cukai Diikuti Dengan Harga, Untuk Mengendalikan Konsumsi Rokok

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kamis, 28 Mei 2026

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

Kamis, 28 Mei 2026

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Kamis, 28 Mei 2026

Selanjutnya

Naiknya Cukai Diikuti Dengan Harga, Untuk Mengendalikan Konsumsi Rokok

Di Cilacap, Sudah Terjadi 43 Kali Gempa Sejak Awal Tahun 2021

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com