INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Usai Gelombang Tinggi, Polres Kebumen Sterilkan Kawasan Pantai dari Aktivitas

Rabu, 4 Agustus 2021

Kebumen – Kepolisian Resor Kebumen, Jawa Tengah melakukan penjagaan di kawasan pantai untuk mencegah aktivitas warga setelah terjadinya gelombang tinggi yang menyapu daratan, Minggu (1/8/2021) Kemarin.

Kepala Subbagian Humas Polres Kebumen, Tugiman mengatakan, petugas memastikan kawasan pantai dalam jangkauan ombak tinggi steril dari aktivitas masyarakat. Pasalnya, dikhawatirkan gelombang tinggi terulang dan bisa memicu korban jiwa.

“Kita tetap standby di sana, untuk menjaga agar masyarakat tidak mendekat ke area pantai. Memang pantai itu ditutup juga dalam rangka PPKM. Namun demikian, kalau kemarin kan tetap ada masyarakat yang mendekat ke pantai, untuk memancing atau nelayan,” katanya, Selasa (3/8).

Kata dia, meski kawasan wisata ditutup karena PPKM, masih banyak masyarakat di sekitar pantai. Di antaranya para pemancing dan nelayan perahu. Sementara, ombak meskipun hari ini tampak landai bisa saja berubah kembali ganas dan membahayakan nelayan dan orang yang beraktivitas di pinggir pantai.

“Makanya sekarang sudah kita imbau dari kemarin sejak kejadian, agar tidak mendekat ke area pantai. BPBD juga standby untuk memonitor agar masyarakat tidak ada yang mendekat,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya gelombang tinggi menerjang daratan di pantai selatan Kebumen. Paling terdampak adalah Pantai Suwuk, Kecamatan Puring. Di kawasan pantai wisata ini, sejumlah warung rusak akibat terjangan gelombang tinggi.

Selain itu, sejumlah sepeda motor yang diparkir di area wisata juga sempat terseret ombak dan roboh saling bertumpuk. Tugiman memastikan peristiwa itu tak sampai menyebabkan korban jiwa. Namun, kerugian diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Tugiman mengemukakan, pada Selasa ini perairan selatan Kebumen cenderung tenang. Akan tetapi warga diminta waspada karena sewaktu-waktu ombak besar bisa menerjang dan membahayakan warga.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

101 Reklame Bermasalah di Wilayah Purbalingga Dicopot Paksa

Selanjutnya

Kini Puncak Kemarau, Tapi Tiga Hari Cilacap Diguyur Hujan, Ini Penjelasannya

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

2.500 Warga Serta Meriahkan Grebeg Sura di Klapagading Kulon, Kades Harap Perkuat Kerukunan

2.500 Warga Serta Meriahkan Grebeg Sura di Klapagading Kulon, Kades Harap Perkuat Kerukunan

Kamis, 2 Juli 2026

Dandim Banyumas dan Ketua PN Purwokerto Dukung Penyelesaian Adil Kasus Bank Mantap Purwokerto

Kuasa Hukum 130 Nasabah Desak OJK Cabut Izin Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Kamis, 2 Juli 2026

Dugaan Penyimpangan KOSUKU Capai Rp4,4 M, Akademisi Minta Rapat Luar Biasa Segera Digelar

Dugaan Penyimpangan KOSUKU Capai Rp4,4 M, Akademisi Minta Rapat Luar Biasa Segera Digelar

Kamis, 2 Juli 2026

Selanjutnya

Kini Puncak Kemarau, Tapi Tiga Hari Cilacap Diguyur Hujan, Ini Penjelasannya

Capaian Vaksin di Banyumas Baru 12 Persen

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com