PURWOKERTO – Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali memperluas jejaring globalnya. Dua mahasiswa Program Studi Teknik Informatika diterjunkan dalam program magang internasional di Education Development And Solutions Specialist Sdn Bhd (EDESS), Johor Bahru, Malaysia.
Mereka adalah Muhammad Jahdan Azzaki dan Ilham Farizh Brevian. Program magang berlangsung mulai 16 Februari hingga 18 Juni 2026. Uniknya, kegiatan ini dikombinasi antara offline dan remote. Agenda offline di Malaysia hanya berlangsung empat hari, yakni pada 2–5 Maret 2026. Selebihnya, mahasiswa bekerja secara remote dari Indonesia selama satu semester penuh.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerjasama UMP, Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., menyambut positif program ini.
“Kami sangat mendukung program ini. Semoga magang di EDESS dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan akreditasi Program Studi Teknik Informatika maupun UMP secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia berpesan agar kedua mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal.
Bangun Website, Relevan dengan Kompetensi
Ketua Program Studi Teknik Informatika UMP, Agung Purwo Wicaksono, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa program magang ini linier dengan bidang ilmu yang ditekuni mahasiswa.
“Ada dua mahasiswa kami yang mengikuti magang internasional di EDESS. Mereka akan membuat dan mengelola website. Ini sangat sesuai dengan bidang ilmu yang mereka pelajari,” terangnya.
Menurut Agung, capaian ini membuktikan daya saing Prodi Teknik Informatika UMP di level nasional maupun internasional.
Mahasiswa: Ingin Tingkatkan Skill
Muhammad Jahdan Azzaki, salah satu mahasiswa peserta magang, mengungkapkan antusiasmenya.
“Semoga dengan mengikuti program EDESS ini kami bisa meningkatkan skill serta menambah wawasan dan ilmu,” harapnya.
Ia juga berharap pengalaman ini dapat memberikan dampak positif serta kontribusi nyata bagi prodi dan UMP.
Program magang internasional ini menjadi langkah strategis UMP dalam meningkatkan kualitas lulusan agar mampu bersaing di kancah global. Prestasi ini diharapkan menginspirasi mahasiswa lain untuk memanfaatkan peluang kerjasama internasional yang tersedia. (Angga Saputra)









