INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Tiga Rumah di Sampang Rusak Parah Diterjang Hujan dan Angin Kencang

Rabu, 16 Juni 2021

Cilacap – Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan tiga rumah di Desa Karangtengah Kecamatan Sampang rusak parah, pada Selasa (15/6/21). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Desa Karangtengah dan sekitarnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Cilacap Tri Komara Sindy mengatakan, terdapat 3 rumah yang rusak akibat peristiwa ini, masing-masing terletak di RT 2/11 dan RT 3/11. Sedangkan yang mengalami kerusakan merupakan bagian atap rumah, seperti Asbes, Genteng, Plafon, Kayu usuk dan teras rumah, dengan taksiran kerugian mencapai Rp 20 juta rupiah.

“Iya di RT 2/11 ada dua rumah, yaitu milik Khalim dan Diro. Sedangkan di RT 3/11 yaitu rumah milik Kartam, jadi total ada tiga rumah, yang semuanya masuk dalam wilayah Desa Karangtengah Kecamatan Sampang,” katanya kepada serayunews.com, Rabu (16/6/2021).

Ia menjelaskan, akibat dari peristiwa ini satu orang warga mengalami luka yang cukup serius di bagian kepala, lantaran tertimpa reruntuhan genteng rumah. Sehingga saat ini korban telah dibawa Klinik PKU Sampang dan diketshui korban mendapatkan enam jahitan di kepala.

“Kejadiannya cukup cepat sehingga korban ini sedikit terlambat menyelamatkan diri. Beruntung yang lain segera keluar rumah dan alhamdulilah tidak ada korban lain lagi, serta dari kemarin kami juga sudah melakukan pembersihan dibantu instansi lain dan bantuan permakanan juga diberikan,” tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Karangtengah Suharyono mengatakan, karena saat sudah memasuki musim penghujan, pihaknya akan siaga terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, terlebih telah menimpa beberapa rumah warganya.

“Kita pihak desa akan selalu siaga menghadapi cuaca exreme, serta menghimbau warga agar tidak lengah. Saya harap kejadian ini menjadi pembelajaran, agar peduli dengan lingkungan untuk mencegah bencana banjir, tanah longsor dan bencana lainnya,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Lima Sample Negatif Varian Delta dari India, Dinkes Klaim Banyumas Masih Aman

Selanjutnya

Aktivitas Jam Malam di Banyumas Kembali Direm

TERBARU

DPRD Banyumas Usulkan Pembangunan Atap Pasar Hewan Cilongok, Anggaran Diproyeksikan Rp1,5 Miliar

DPRD Banyumas Usulkan Pembangunan Atap Pasar Hewan Cilongok, Anggaran Diproyeksikan Rp1,5 Miliar

Selasa, 14 April 2026

Sengketa Sewa Lahan Menara Teratai Resmi Disidangkan, Mediasi Dijadwalkan 2 Februari

Rekonstruksi Tahap Kedua Kasus Pembakaran Anak Ungkap Dua Versi, Saksi Ajukan Keberatan

Selasa, 14 April 2026

SMP Telkom Purwokerto Segera Luncurkan Film Animasi Babad Baturraden Berbasis AI

SMP Telkom Purwokerto Segera Luncurkan Film Animasi Babad Baturraden Berbasis AI

Selasa, 14 April 2026

POPULER BULAN INI

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Banyumasan Guyub Fest 2026 Siap Obati Rindu Perantau di Ibu Kota

Sabtu, 4 April 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Aktivitas Jam Malam di Banyumas Kembali Direm

Tokoh agama di Banyumas sepakat batasi kegiatan keagamaan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com