INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Soal Pasar Minggon, Konsep Petak Bakal Dipermanenkan di Kawasan GOR Satria

Senin, 6 September 2021

PURWOKERTO – Sekilas tidak ada yang berbeda dari Pasar Minggon GOR Satria Minggu, (5/9). Seperti biasa. Ramai dikunjungi. Juga ramai yang berjualan. Tapi, jika dilihat lebih detail lagi sudah ada semacam petak. Bentuknya berupa empat siku-siku dengan sudut 90 derajat. Satu pedagang. Menempati satu ‘tanda’ tersebut.

Tanda tersebut, adalah bentuk penataan ulang Pasar Minggon. Dibuat petak. Agar berjarak. Dan juga lebih tertata lagi.

Soal itu Etik Pedagang bubur sumsum, mengaku tidak masalah. Selama masih bisa berjualan ia ikut aturan saja. Toh hanya, dibuat petak saja.

“Yang berjualan, itu yang punya kartu anggota,” jelasnya.

Petak-petak pedagang juga dinilai tidak masalah bagi salah satu pengunjung Pasar Minggon, Diyah Uli warga Banyumas. Menurutnya, selintas memang petak tersebut tidak terlihat.

“Tidak apa-apa sih. Yang penting pada prokes,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banyumas Sarikin mengatakan, imbas dari penerapan petak tersebut tidak semua pedagang bisa melapak. Ia sebut, dari total 857 pedagang hanya sekitar 400 pedagang yang berjualan.

“Nanti kalau kondisinya sudah bagus, sudah PPKM level 1 tengah nanti diisi pedagang,” jelasnya.

Konsep petak tersebut ia katakan, bakal dipermanenkan selama PPKM. Ia sebut Pasar Minggon dengan konsep petak, masih uji coba menuju permanen.

“Nanti kita evaluasi hari Rabu. Apa saja yang perlu diperbaiki,” tuturnya.

Bahkan, ia sudah punya gambaran bagaimana menata Pasar Minggon, jadi lebih baik lagi. Konsep itu berupa zonasi.

“Nanti akan dizonasi. Jadi akan ada tempat untuk pedagang kuliner dan non kuliner,” jelasnya.

Soal bentuk petak, yang hanya dibuat siku-siku ia sebut, dengan mempertimbangkan faktor estetika.

“Kalau dibuat kotak nanti kesannya menggangu estetika,” pungkasnya. (aam)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Giliran Nama Kepala Dinkes Purbalingga Dicatut untuk Penipuan, Begini Modusnya

Selanjutnya

Targetkan Purbalingga Turun ke Level 2, Bupati Instruksikan Penegakan Prokes Hingga Tingkat Desa

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Bobol Toko Hijab Ivan Gunawan di Purwokerto, Pria Asal Patikraja Ditangkap di Mal

Bobol Toko Hijab Ivan Gunawan di Purwokerto, Pria Asal Patikraja Ditangkap di Mal

Rabu, 29 Juli 2026

KPU Banyumas Sasar 80.000 Siswa SMP, Siapkan Strategi Jitu Hadapi Dominasi Pemilih Muda di 2029

KPU Banyumas Sasar 80.000 Siswa SMP, Siapkan Strategi Jitu Hadapi Dominasi Pemilih Muda di 2029

Rabu, 29 Juli 2026

Pukul Satpam Pakai Pipa Rokok, Pria 53 Tahun di Banyumas Ditangkap Polisi

Pukul Satpam Pakai Pipa Rokok, Pria 53 Tahun di Banyumas Ditangkap Polisi

Rabu, 29 Juli 2026

Selanjutnya

Targetkan Purbalingga Turun ke Level 2, Bupati Instruksikan Penegakan Prokes Hingga Tingkat Desa

Warga Keluhkan Prosedur Mutasi Kepemilikan Kendaraan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com