![]()
Laskar Bombastik akan menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-III. Agenda Mubes antara lain untuk memilih siapa yang berhak untuk memimpin laskar untuk periode 2021-2023. Mubes-III Laskar Bombastik akan digelar Minggu, (2/5/2021) di Bulus Pepe, Cilongok.
Sebanyak 100 suporter akan ikut dalam agenda tersebut, mereka bukan supporter biasa tetapi perwakilan dari Korwil di seluruh Kabupaten Banyumas, dan luar daerah. Ada dua kandidat yang akan maju menjadi ketua Laskar Bombastik, Yusti dan Galih. Keduanya merupakan sosok yang selama ini memiliki loyalitas dan dedikasi tak diragukan dalam mengawal perjalanan Persibas, keduanya sama-sama layak memimpin. Siapa mereka?
Galih Adhista NSR atau yang lebih akrab disapa Galih merupakan seorang pecinta olahraga khususnya sepakbola dan sudah lebih dari 20 tahun menggemari olahraga ini. Ia menjadi suporter aktif terhitung dari tahun 1999 saat dia menggemari tim sepakbola luar negeri dan tahun 2005 saat ia menyukai tim Indonesia.

Meskipun bukan pendiri, pria yang bertempat tinggal di Mersi ini sudah bergabung dengan Laskar Bombastik sejak awal Bombastik didirikan tahun 2010 silam dan dia mengaku pernah ribut saat membela tim kecintaannya.
Saat ditanya mengenai pengalaman pahit saat mendukung Persibas, dia mengungkapkan soal dua pengalamannya baik saat home maupun away.
“Away di Tuban waktu itu, lupa tepatnya tahun berapa tapi 1 minggu di Tuban hanya 5 orang, hari terakhir ada tambahan 3 orang. Home, awal berdiri Bombastik cuma ada kurang lebih 10 orang dan mendapat julukan suporter se rt.”
Galih mengungkapkan bahwa ia sama sekali belum menggalang dana dukungan untuk Mubes III Laskar Bombastik yang digelar hari ini.
Hingga malam tadi saat diwawancara oleh tim indiebanyumas.com, ia yang tengah bermain bulu tangkis mengatakan bahwa tidak melakukan koordinasi untuk menggalang dukungan juga belum memikirkan Visi dan Misi untuk Laskar jika terpilih nantinya.
“Gak (koordinasi untuk galang dukungan) karena temen-temen yang meminta buat balik lagi”
Meskipun begitu, namun harapannya begitu besar untuk tetap Mempersibaskan Banyumas.
Kandidat lain yang akan maju dalam pemilihan ketua Laskar Bombastik pada Mubes ke-III ini adalah Yusti. Yusti sudah aktif menjadi suporter sepakbola khususnya Persibas Banyumas sejak tahun 2010, tahun yang sama dengan didirikannya Laskar ini.

Bentuk cinta dan pembelaan suporter bola memang tak luput dari kreatifitas dan kadang diselingi sebuah pertikaian, tak terkecuali untuk Yusti. Pria bernama lengkap Yustiono ini mengaku ia juga pernah terlibat dalam keributan saat membela tim kesayangannya.
Dia mengungkapkan, pengalaman pahit yang pernah dia rasakan saat mendukung Persibas adalah saat tim kebanggaan kota Satria ini harus menelan kekalahan.
Saat ditanya soal persiapan dirinya sebagai ketua Laskar Bombastik yang akan digelar hari ini dan kenapa dirinya masih saja sibuk hingga larut malam mengingat Mubes akan digelar dalam hitungan jam, dia mengatakan bahwa ia sudah menggalang dana serta dukungan untuknya.
“Sudah (menggalang dana), dan masih sibuk selarut ini karena takut ada serangan fajar, mas” katanya disertai candaan
Jika terpilih nanti, Yusti yang bertempat tinggal di Dawuhan Wetan, Kedungbanteng ini juga telah mempersiapkan Visi, Misi dan harapannya.
“Visi saya adalah mewujudkan Laskar Bombastik menjadi suporter yang loyal dan kreatif dan harapan saya semoga Persibas Banyumas naik kasta ke liga 2 dan liga 1,” pungkasnya.
Penulis: Nisa






