Banyumas – Meski terus mengalami penurunan penderita Covid-19 di Kabupaten Banyumas, namun masih adanya pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Bahkan hingga tanggal 3 September 2021 ini, sudah ada 11 orang yang meninggal dunia. Sehingga pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas tengah berusaha semaksimal mungkin agar tidak banyak korban jiwa akibat virus tersebut.
Hal tersebut dibenarkan oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein. Dia mengatakan dari tanggal 1-3 September dan dari data pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas, sudah ada 11 orang yang meninggal karena Covid-19. Orang-orang tersebut rata-rata memiki penyakit bawaan atau komorbid.
“Semoga tidak mengalami kenaikan, mari bersama-sama kita menjaga protokol kesehatan,” ujar dia, Jumat (3/9).
Bupati tidak ingin kasus meninggal karena Covid-19 terus berangsur naik, seperti pada dua bulan sebelumnya, dimana bulan Juli 2021 merupakan angka tertinggi kematian akibat Covid-19, yang mencapai 777 jiwa. Sedangkan pada bulan berikutnya sebanyak 366 orang meninggal dunia.
“Kalau selama bulan September ini sudah ada 122 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana hasil swab terakhir untuk swab positif di Dinkes itu sebanyak 65 orang, dan positif di rumah sakit 11 orang,” ujar dia.
Dengan masih adanya kasus meninggal dunia karena Covid-19, Bupati akan berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari tingginya angka kematian. Sehingga dirinya berharap peran serta seluruh masyarakat maupun pihak-pihak lainnya, untuk mengurangi angka tersebut.






