CILACAP – Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga yang diduga terjatuh dan tenggelam di perairan Samudra Hindia, selatan Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap, Sabtu (11/04/2026).
Korban bernama Sungkowo (50), warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Cilacap, hingga hari kedua pencarian belum juga ditemukan. Ia dilaporkan jatuh pada Jumat (10/04) sekitar pukul 05.45 WIB.
Pelapor bernama Eko pertama kali melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap. Hingga kini, tim masih berupaya maksimal meski hasil pencarian belum membuahkan hasil.
Tim Dibagi Dua SRU
Pada hari kedua, tim memulai briefing pukul 07.00 WIB. Mereka dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
· SRU 1 bertugas memantau dan menyebarkan informasi kepada instansi terkait serta nelayan yang akan melaut.
· SRU 2 melakukan penyisiran di atas permukaan air menggunakan RIB 06 Cilacap ke arah tenggara, dengan luas area pencarian sekitar 5 mil laut persegi dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Pencarian sempat dihentikan sementara pada pukul 12.00 WIB karena hasil masih nihil. Tim kembali melanjutkan operasi pukul 13.00 WIB sesuai rencana.
Cuaca Berawan, Pencarian Dihentikan Sementara
Hingga pukul 17.00 WIB, korban belum juga ditemukan. Tim pun memutuskan menghentikan sementara operasi SAR hari kedua.
Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Minggu (12/04/2026) pukul 07.00 WIB. Kondisi cuaca di lokasi kejadian terpantau berawan.
Elemen Tim dan Peralatan yang Digunakan
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain:
· Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap
· Lanal Cilacap
· Polairud Cilacap
· SAR MTA, SAR Arnavat, SAR Kampung Laut
· UBALOKA
· Keluarga dan masyarakat setempat
Peralatan yang digunakan cukup lengkap, seperti rescue car, rescue carrier, RIB, drone UAV, perlengkapan SAR air, perlengkapan medis, dan alat komunikasi.
Tim SAR gabungan masih terus berupaya maksimal. Masyarakat yang memiliki informasi dapat segera melaporkan ke pihak berwenang.
Diketahui, seorang nelayan bernama Sungkowo (50) dilaporkan jatuh ke laut di perairan Samudera Hindia, selatan Pulau Nusakambangan, Cilacap. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Cilacap menerima laporan kejadian man over board (MOB) pada Jumat (10/04/2026) pukul 05.45 WIB.
Korban warga Desa Ujung Gagak, Kecamatan Cilacap, ini diketahui tidak pulang setelah melaut sejak Kamis (09/04) sore.
Korban berangkat melaut sekitar pukul 16.00 WIB menggunakan perahu untuk menjaring ikan. Namun hingga pukul 21.00 WIB, Sungkowo belum kembali seperti biasanya.
Keluarga yang cemas lalu mencari ke lokasi. Mereka hanya menemukan perahu korban dalam keadaan kosong tanpa tanda-tanda keberadaan Sungkowo. Kejadian itu segera dilaporkan ke Kantor SAR Cilacap. (Alri Johan)






