BANYUMAS – Jumlah kasus Covid-19 yang terus meningkat membuat rumah sakit di Kabupaten Banyumas penuh.
Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan, saat ini kesulitan untuk menghitung Bed Occupancy Rate (BOR). Hal ini karena pasien yang keluar-masuk sangat cepat. Selain itu banyak pasien yang mengantre untuk mendapatkan tempat tidur di rumah sakit.
“Kami belum bisa menghitung BOR sekarang ini. Untuk penambahan tempat tidur akan terus ditambah,” katanya.
Menurut dia, sepanjang masyarakat menerapkan protokol kesehatan serta mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu, maka tak perlu panik berlebihan.
Husein menjelaskan, angka kematian Covid-19 yang mencapai 4 persen, masih jauh di bawah penyakit tuberkulosis atau TBC yang angka kematiannya mencapai 12,8 persen. Hanya saja, penyebaran TBC masih bisa dibatasi sedangkan penyebaran Covid-19 lebih cepat serta sulit dideteksi.
“Itu yang menyebabkan situasi pandemi saat ini,” katanya.
Sementara itu, tingkat kesembuhan pasein Covid-19 di Kabupaten Banyumas cukup tinggi, sampai 95 persen. Menurutnya, sepanjang pasein Covid-19 cepat ditangani dan tidak mempunyai penyakit bawaan yang berat atau kormobid, maka kemungkinan untuk sembuh masih besar.
“Untuk saat ini, komorbid ini yang perlu dijaga. Masyarakat juga tidak perlu panik berlebihan. Taat prokes saja, dan mematuhi aturan yang ditetapkan pemerintah, seperti PPKM darurat saat ini,” pungkasnya. (ali)







