INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Polisi Mulai Usut Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert Lumoindong

Jumat, 19 April 2024

Polda Metro Jaya sedang mengusut laporan dugaan penistaan agama yang dilakukan Pendeta Gilbert Lumoindong. Dugaan penistaan agama tersebut akibat ceramah yang menyinggung soal salat dan zakat dalam Islam.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Wira Satya Triputra mengatakan, penyelidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi berdasarkan hasil laporan yang terima aparat kepolisian.

“Saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi untuk dilakukan pendalaman,” kata Kombes Wira kepadanya wartawan, Kamis (18/4).

Selain pemeriksaan saksi dan pelapor yakni Farhat Abbas, Wira menjelaskan pihaknya juga akan terlebih dahulu mendalami bukti-bukti terkait.

Menurutnya, setelah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan mendalami bukti yang cukup, pihaknya akan memanggil Gilbert untuk diklarifikasi selaku pihak terlapor kasus dugaan penistaan agama tersebut.

“Untuk terlapor belum, untuk sementara kami harus melakukan pemeriksaan terhadap saksi saksi termasuk pendalaman barang bukti yang beradar di media maupun melakukan pengecekan terhadap tempat ibadah,” jelasnya.

Sebelumnya, Gilbert viral di media sosial akibat potongan video ceramahnya yang menyinggung soal zakat dan shalat. Dalam ceramahnya itu, Gilbert membandingkan zakat umat Islam yang 2,5 persen, sementara Kristen 10 persen.

“Saya Islam diajari bersih sebelum sembahyang, cuci semuanya. Saya bilang, lu 2,5 (persen) gua 10 persen, bukan berarti gua jorok, disucikan oleh darah Yesus,” kata Gilbert.

Gilbert menjelaskan zakat 10 persen itu membuat umatnya tidak perlu repot bergerak dalam ibadah. Sementara umat Islam harus salat karena hanya zakat 2,5 persen. Dalam potongan video itu, Gilbert juga sempat memperagakan gerakan mirip salat.

“Yang paling berat terakhirnya mesti lipat kaki, enggak semua orang bisa,” kata Gilbert.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Cetak Sejarah, Indonesia Kalahkan Australia 1-0 di Piala Asia

Selanjutnya

Polisi Bakal Periksa Seorang Pati TNI AD Inisial T, Kakak Pengemudi Fortuner Arogan

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Korban Tenggelam di Curug Rambukasang Ditemukan Meninggal Dunia

Korban Tenggelam di Curug Rambukasang Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 1 Juni 2026

Remaja Tenggelam di Pantai Entak Belum Juga Ditemukan, Tim SAR Sisir 3 Mil Laut hingga 2,5 Km Daratan

Remaja Tenggelam di Pantai Entak Belum Juga Ditemukan, Tim SAR Sisir 3 Mil Laut hingga 2,5 Km Daratan

Senin, 1 Juni 2026

UGM Kembangkan Teknologi Evaporator dan Kristalisator di Banyumas, Solusi Tingkatkan Mutu Gula Semut untuk Pasar Ekspor

UGM Kembangkan Teknologi Evaporator dan Kristalisator di Banyumas, Solusi Tingkatkan Mutu Gula Semut untuk Pasar Ekspor

Senin, 1 Juni 2026

Selanjutnya

Polisi Bakal Periksa Seorang Pati TNI AD Inisial T, Kakak Pengemudi Fortuner Arogan

Lion Air Tegaskan Dua Penyelundup Narkoba yang Ditangkap Polisi Bukan Karyawannya

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com