INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Perhimpunan Biro Wisata Se- Eks Karesidenan Banyumas, Nyatakan Mati Suri Akibat Pandemi

Kamis, 29 Juli 2021

Banyumas – Pelaku wisata di Banyumas, meminta agar Pemerintah memperhatikan jenis usahanya ini. Sebab sejak terjadi Pandemi 1,5 tahu lalu, usaha dibidang wisata ini sangat terdampak. Bahkan sama sekali tidak bisa menjalankan usahanya.

Ketua Perhimpunan Biro Perjalanan Wisata se- eks Karesidenan Banyumas ( Pabemas) Kardiyo mengatakan, meski pada awal 2021 ada kebijakan tempat wisata dibuka. Namun tidak berdampak pada usaha pariwisata, sebab masyarakat engan berwisata karena berbagai faktor.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Termasuk adanya faktor berita bohong atau hoax, sehingga anggota Pebemas yang mencapai 54 tidak bisa menjalankan usahanya. Padahal jika kondisi normal, satu biro perjalanan dalam satu tahun bisa mengelola perjalanan wisata dengan omset mencapai Rp1,5 miliyar.

Kardiyo kepada RRI Kamis (29/7/ 2021) menjelaskan rata- rata satu biro perjalanan memiliki 5 karyawan, hingga Mei 2021masih bisa membayar gaji karyawan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Namun sejak adanya pemberlakukan PPKM Darurat, sehingga karyawan ini dirumahkan. Selain itu belum ada bantuan dari Pemerintah, termasuk Bansos yang disalurkan melalui Pebemas.

Selain meminta bantuan bagi pelaku wisata terdampak Pandemi, juga meminta divaksin. Sebab seluruh pemilik dan karyawan, belum divaksin Covid-19.

“ Mari kita bersatu untuk mencari makan di dunia Pariwisata, selama dua tahun tidak ada pendapatan sama sekali. Kepada Pemerintah kami ingin hidup, kami akan mempergunakan aturan yang berlaku. Temasuk Prokes ketat pencegahaan Covid-19,”kata Kardiyo.

Kardiyo menjelaskan sebagai bentuk protes, beberapa hari lalu anggota Pebemas, pemilik perusahaan otomatif dan pelaku wisata lainya di Banyumas. Melakukan aksi damai dengan berkeliling wilayah Banyumas mempergunakan bus, selain mengibarkan bendera putih. Akibat adanya kebijakan PPKM Darurat, dilanjutkan dengan PPKM Level 4. (RA).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

ASN Terancam Sanksi Tegas Ketahuan Berkeliaran Saat WFH

Selanjutnya

Pertimbangkan Mulai Pagelaran Seni

TERBARU

Bupati Banyumas Instruksikan ASN Dukung Program Trilas dan Sosialisasikan UHC Berbasis KTP

Bupati Banyumas Instruksikan ASN Dukung Program Trilas dan Sosialisasikan UHC Berbasis KTP

Kamis, 26 Maret 2026

Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal ASN

Bupati dan Wakil Bupati Banyumas Gelar Apel Perdana dan Halal Bihalal ASN

Kamis, 26 Maret 2026

Panen Perdana Melon BUMDes Sokaraja Kidul Tembus 400 Kg, Diserbu Warga untuk Wisata Petik

Panen Perdana Melon BUMDes Sokaraja Kidul Tembus 400 Kg, Diserbu Warga untuk Wisata Petik

Kamis, 26 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Adisatrya Suryo Sulisto Bagikan 300 Paket Sembako untuk Perantau Banyumas-Cilacap di Jabodetabek

Sabtu, 7 Maret 2026

Selanjutnya

Pertimbangkan Mulai Pagelaran Seni

Meski Ada Kelonggaran, Warga Diminta Jangan Euforia

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com