BANYUMAS – Operasi pencarian Kardan (78), warga yang diduga hilang di Hutan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, memasuki hari keempat dengan hasil yang masih nihil. Basarnas dan Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian seiring belum ditemukannya tanda-tanda keberadaan korban.
Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, mengatakan strategi pencarian hari ini dioptimalkan dengan membagi tim menjadi tiga Satuan Reaksi Cepat (SRU). “Pencarian hari keempat kami bagi menjadi 3 SRU. Perluasan dilakukan berdasarkan informasi kebiasaan aktivitas survivor,” jelas Amin.
Kronologi kejadian bermula pada Sabtu (11/1) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, ketika Kardan pergi ke hutan di Desa Karang Kemiri untuk mencari kayu bakar. Seorang saksi sempat melaporkan melihatnya di area hutan pada Minggu (10/1) pukul 10.00 WIB. Namun, karena hingga 24 jam kemudian Kardan tidak kunjung pulang, pihak keluarga dan perangkat desa melaporkan kejadian ini ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas.
Berikut rincian pencarian hari keempat:
· SRU-1: Menyisir radius 2,4 km dari titik awal.
· SRU-2: Memperluas penyisiran hingga radius 3 km.
· SRU-3: Memanfaatkan UAV (Drone) Thermal untuk menjangkau titik-titik sulit seperti tebing.
Meski demikian, hasil dari seluruh SRU hingga sore hari ini masih belum membuahkan titik terang. Pencarian akan dilanjutkan esok hari pada hari kelima.
Amin Riyanto mengakui sejumlah kendala menghambat operasi di lapangan. “Vegetasi hutan yang sangat rapat, medan tebing yang curam, dan hujan yang rutin turun menjelang sore membatasi jarak pandang tim,” ujarnya. “Besar harapan kami survivor dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat,” pungkas Amin. (Alexander Bumi)










