BANYUMAS – Upaya pencarian terhadap Sunaryo (60), warga Desa Karangbawang, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas yang tenggelam di Sungai Tajum hingga hari kedua masih belum membuahkan hasil. Tim SAR gabungan masih terus menyisir lokasi kejadian, Selasa (17/3/2026).
Korban dilaporkan tenggelam pada Senin (16/3) sore sekitar pukul 17.00 WIB saat hendak pulang dari mencari rumput di area persawahan. Saat melewati pematang sungai, korban diduga terpeleset dan jatuh ke sungai hingga akhirnya tenggelam.
Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan oleh saksi mata bernama Ramidi kepada BPBD Banyumas, yang kemudian diteruskan ke Kantor SAR Cilacap melalui Unit Siaga SAR Banyumas.
Komandan Tim Rescue, Amin Riyanto, menjelaskan bahwa pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan membagi personel menjadi tiga Satuan SAR (SRU) untuk mengoptimalkan upaya pencarian.
“SRU 1 melakukan penyelaman di area terakhir korban terlihat. SRU 2 melakukan penyisiran dengan metode rafting menyusuri aliran sungai. Sementara SRU 3 melakukan pencarian via drone mengikuti alur sungai untuk mendeteksi keberadaan korban dari udara,” ujar Amin.
Secara lebih rinci, upaya pencarian dilakukan dengan menggunakan dua perahu LCR dari titik lokasi kejadian menuju arah bawah bendungan sejauh 3 km. Penyisiran darat juga dilakukan sejauh 1,5 km, ditambah pemantauan udara menggunakan drone dengan jangkauan 1,5 km mengikuti aliran sungai.
Meski berbagai metode telah dikerahkan, Amin menyatakan bahwa hingga sore hari ini belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.
“Hasil pencarian hari kedua masih nihil, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan survivor. Pencarian akan dilanjutkan di hari ketiga besok,” ungkapnya.
Amin menambahkan, tim menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama kondisi sungai yang cukup menantang.
“Kendala dan tantangan tim di lapangan adalah banyaknya jeram dan debit sungai yang tinggi akibat hujan di wilayah hulu sungai. Besar harapan semoga survivor yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan,” tutup Amin.
Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih bersiaga dan akan kembali melanjutkan pencarian pada Rabu (18/3/2026) besok. (Alrie Johan)







