INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Pekerja Bangunan di Kebumen Meninggal Tersengat Listrik

Rabu, 27 Oktober 2021

KEBUMEN – Nasib tragis dialami seorang pekerja bangunan bernama, Didi Aryanto warga Desa Kalirejo Kecamatan Kebumen.

Nyawanya tak tertolong usai tersengat listrik saat mengerjakan finishing sebuah ruko di jalan Pemuda Selatan Kelurahan Kebumen, Senin (25/10). Korban dievakuasi tim SAR dan dibawa ke RSDS untuk diotopsi.

Informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11:15 WIB. Saat itu korban sedang mengerek adonan semen untuk finishing bangunan ruko.

Namun naas, besi yang digunakan tersebut menyentuh kabel listrik tegangan tinggi. Akibatnya korban tersengat listrik dan seketika meninggal di lokasi kejadian.

Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga setempat dan pengguna jalan raya. Bahkan ada yang mendokumentasikan dari dengan video singkat dan tersebar di media sosial.

Dari keterangan warga di lokasi kejadian, saat kejadian sempat terdengar ledakan. Ada yang mengira asal ledakan berasal dari travo listrik.

“Saya sedang memarkir motor seketika mendengar suara duarrr sekali, saya kira trafo meletus atau ban motor pecah, ketika melihat sumber suara ternyata ada kepulan asap dan ada orang tersangkut di kabel listrik, saya melihat korban sempat masih kejang-kejang namun tak lama korban sudah tidak bergerak lagi,” kata Sumedi (50) salah satu tukang parkir di jalan Pemuda Kebumen.

Sementara itu, rekan korban, Muhamad Saefudin, mengaku melihat temannya tersengat listrik tidak ada yang berani menolong. Dikarenakan pada saat itu tubuh korban masih menempel di kabel listrik yang bertegangan tinggi.

“Tidak ada yang berani nolong wong korban masih nempel di kabel,” jelasnya singkat.

Mandor bangunan, Suraji mengatakan, saat kejadian dirinya tidak melihatnya secara persis. Namun karena lokasi yang berdekatan dengan jaringan listrik terbuka dan bertegangan tinggi, ia sudah memperingatkan kepada anak buahnya untuk bekerja dengan hati-hati.

Menurut pengakuannya, para pekerja sudah dibekali SOP, salah satunya menggunakan alat pengaman yang telah disediakan. Suraji mengaku saat itu korban lebih memilih menggunakan pengait besi untuk mengangkut bahan bangunan ke atas. Hingga kejadian naas itu pun terjadi.

“Sudah diperingatkan, tapi mungkin lebih memilih kemudahan dan menggunakan besi untuk mengangkat bahan bangunan,” kata pria asal Jawa Timur itu sembari mengatakan pengerjaan sudah berjalan selama 5 bulan dan dalam tahap proses finishing.

Sementara itu Supervisor Regional PLN Kebumen, Fandi Rahmat mengatakan, akibat kejadian itu listrik di kota Kebumen sempat padam. Namun pasokan listrik kembali normal setelah korban berhasil dievakuasi.

Ia menjelaskan, sistem jaringan listrik di Kebumen sudah menggunakan alat otomatis. Jika terjadi hubungan arus pendek atau kejadian tak terduga maka listrik akan padam secara otomatis.

“Listrik sempat padam karena ada alat otomatis saat terjadi hubungan arus pendek, atau kerusakan teknis,” jelasnya.

Fandi menambahkan, adanya kejadian ini pihaknya menghimbau, agar lebih berhati hati dengan jaringan listrik atas. Menurutnya listrik tidak berbahaya tapi ketika salah digunakan bisa menyebabkan nyawa melayang.

“Masyarakat harus lebih hati-hati apabila sedang bekerja terutama yang berdekatan dengan jaringan listrik bertegangan tinggi atas karena sangat berbahaya, bila perlu sebelum pengerjaan jika berdekatan bisa dikomunikasikan terlebih dahulu dengan PLN,” tambahnya. (fur)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Eks Base Camp Pendakian Terbengkalai, Penggunaan Pondok Pemuda Masih Dibahas

Selanjutnya

Perwakilan Ormas di Purbalingga Ikuti Sosialisasi Perundang-undangan Ormas

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kemenkop Perkuat Tata Kelola Koperasi Tebu, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Kemenkop Perkuat Tata Kelola Koperasi Tebu, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Kamis, 16 Juli 2026

Dua Hari Dicari, Warga Adipala yang Hilang di Bunton Belum Juga Ditemukan

Dua Hari Dicari, Warga Adipala yang Hilang di Bunton Belum Juga Ditemukan

Kamis, 16 Juli 2026

Korban Desak Kepastian Hukum, Tersangka “Sultan Nusantara” di Banyumas Belum Ditahan

Korban Desak Kepastian Hukum, Tersangka “Sultan Nusantara” di Banyumas Belum Ditahan

Kamis, 16 Juli 2026

Selanjutnya

Perwakilan Ormas di Purbalingga Ikuti Sosialisasi Perundang-undangan Ormas

Tarif Gali Kubur di Donan Cilacap Dikeluhkan Warga, Naik 100 Persen Jadi Rp 600-700 Ribu

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com