INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mitigasi Bencana di Purbalingga, BPBD Kembali Siapkan Rumput Vetiver

Minggu, 9 Januari 2022

PURBALINGGA – Puncak penghujan masih berlangsung Januari ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga menyatakan saat ini 3 kecamatan masuk prioritas penanganan rawan bencana tanah longsor. Yaitu Kecamatan Karangmoncol, Rembang dan Kecamatan Karangjambu.

Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Much Umar Faozi MKes menjelaskan, pihaknya bekerjasama dengan Balai Besar Propinsi Jateng. BPBD Purbalingga mengajukan usulan penanaman rumput vetiver.

Upaya mitigasi bencana terutama mitigasi bencana tanah longsor dengan menanam rumput vetiver.

“Jadi tanaman itu wajib ditanam di desa- desa rawan longsor di sana. Tanaman mampu menembus tanah dengan kedalaman 1,5- 5 meter. Hal itu bisa menahan tanah agar tidak mudah longsor,” tuturnya, Jumat (7/1).

Teknis penanamannya menurut Umar yaitu di tempat-tempat yang berpotensi longsor. Seperti di lereng kemudian jenis tanah kapur, tanah yang mudah bergerak, lembah dan lain-lain. Penanaman rumput vetiver di Kabupaten Purbalingga juga telah dilaksanakan tahun lalu di Desa Danasari Karangjambu secara bersamaan.

“Kami akui pola tanam di hulu sudah berubah ke tanaman produktif jangka pendek. Misal jenis tanaman kapulaga, jagung, nanas. Tahun ini 3 kecamatan bakal di tanam vetiver. Ditambah tanaman keras lain yang pro konservasi,” tambahnya.

Pemberian edukasi terkait upaya meminimalkan terjadinya bencana juga dikedepankan. Karena upaya apapun mitigasi, namun tidak didukung kesadaran warga masyarakat, maka akan tidak optimal hasilnya.

Selain dapat mencegah tanah longsor, rumput vetiver juga bermanfaat untuk kesehatan terutama akar rumput vetiver. Dari beberapa referensi disampaikan akar rumput vetiver mampu menghilangkan rasa pegal-pegal, nyeri otot dan lainnya.

Sesuai peta rawan bencana, total wilayah rawan tanah longsor ada di 13 kecamatan, 65 desa se Kabupaten Purbalingga. Harapannya, dengan langkah preventif, ketika ada bencana tanah longsor bisa diminimalkan tingkat kerugiannya. (amr)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tergelincir dari Jembatan Kereta Api, Pemancing Ditemukan Tewas di Sungai Serayu Maos

Selanjutnya

Banyak Jabatan Perangkat Desa di Purbalingga yang Kosong Namun Tidak Diisi, Kenapa?

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

MERANCANG UNDANG-UNDANG PEREKONOMIAN NASIONAL

TRAJEKTORI EKONOMI PASAR DAN KRISIS KESEJAHTERAAN

Minggu, 24 Mei 2026

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Ketua Fraksi PDI-P Siap Tindaklanjuti Perintah Ketua DPRD Banyumas

Minggu, 24 Mei 2026

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Bayi Laki-laki Ditemukan di Teras Musala Pekuncen, Diduga Baru Dilahirkan Dua Hari

Minggu, 24 Mei 2026

Selanjutnya

Banyak Jabatan Perangkat Desa di Purbalingga yang Kosong Namun Tidak Diisi, Kenapa?

Pemerintah Kabupaten Banyumas Targetkan Pendapatan Daerah dari Sektor Pajak Tahun Ini Sebesar Rp 399 Miliar

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com