INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Misteri Pembuang Bayi di Kamar Mandi Warga Maos Akhirnya Terungkap, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 7 Agustus 2021

Cilacap – Kasus pembuangan bayi di kamar mandi yang ditemukan warga pada Kamis (05/08) lalu, mulai ada titik terang. Polisi sudah memeriksa sejumlah saksi dan menetapkan satu orang tersangka. Bayi malang yang ditemukan warga tersebut dalam kondisi meninggal dunia dan mulai membusuk.

Satuan Reserse Kriminal Polres Cilacap lakukan pengembangan kasus pembuangan bayi di kamar mandi warga di RT 01 RW 01 Desa Karangreja Kecamatan Maos Cilacap. Kasus ini masih dalam proses penyidikan. Sementara ini, Petugas sudah memeriksa 3 orang saksi dan menetapkan 1 tersangka.

Menurut keterangan Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi menyampaikan, bahwa pihaknya masih melakukan pemeriksaan intensif kepada terduga pelaku pembuang bayi tersebut. “Saat ini masih dalam pemeriksaan untuk terduga pelaku masih kita dalami untuk pembuktian lebih lanjut dalam pemeriksaan,” ujar Kapolres dalam keterangannya, Sabtu (07/08/2021).

Meskipun sudah menetapkan 1 tersangka, namun Polisi belum membeberkan identitas terduga pelaku dan motif dibalik kasus pembuangan bayi malang tersebut, karena masih dalam proses penyidikan lebih lanjut.

Sebelumnya diberitakan, penemuan mayat bayi dalam bokor (ember) menggegerkan warga RT 01 RW 01 Desa Karangreja Kecamatan Maos, Kamis (05/08/2021) sekitar pukul 14.30 WIB. Mayat bayi malang tersebut pertama kali ditemukan oleh Sudarti (48) di kamar mandi warga saat hendak mecuci pakaian, dan ketika memumpahkan bokor ditemukan sesosok bayi yang sudah mulai membusuk dan sulit dikenali, kemudian dilaporkan ke Polisi.

Sementara itu, dari kasus tersebut kuat dugaan bayi dalam bokor sengaja buang oleh ibunya dalam kondisi meninggal dunia. Sedangkan lokasi penemuan mayat berada di kamar mandi warga dekat area sekitar tempat kos yang padat rumah penduduk.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Wisata Berharap Buka Walau Dibatasi

Selanjutnya

Penuhi Janji, Ganjar Datang ke Desa Karangnangka Belajar ‘Jogo Tonggo’, Acungkan Dua Jempol

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Setahun Tak Bisa Berjalan, Pasien Hemofilia B di Punggelan Dijenguk Tim Hemofilia RSUD Banyumas dan Belanda

Setahun Tak Bisa Berjalan, Pasien Hemofilia B di Punggelan Dijenguk Tim Hemofilia RSUD Banyumas dan Belanda

Kamis, 8 Oktober 2026

Jadi Sorotan Publik, Satpol PP Banyumas Datangi Tiga Lokasi di Rawalo Terkait  Peredaran Miras

Jadi Sorotan Publik, Satpol PP Banyumas Datangi Tiga Lokasi di Rawalo Terkait Peredaran Miras

Kamis, 8 Oktober 2026

Dua Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Purwokerto, Diduga akibat Kelalaian Manusia

Dua Kebakaran Lahan Kembali Terjadi di Purwokerto, Diduga akibat Kelalaian Manusia

Kamis, 8 Oktober 2026

Selanjutnya

Penuhi Janji, Ganjar Datang ke Desa Karangnangka Belajar ‘Jogo Tonggo’, Acungkan Dua Jempol

Ribuan Warga Purbalingga yang Jalani Isoman Dipasok Makanan dari Dapur Umum

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • EKONOMI
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com