INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Mirip 2020, Ini Potensi Bahaya La Nina di Cilacap dan Banyumas

Minggu, 24 Oktober 2021

Cilacap – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan dampak La Nina di Jawa Tengah bagian selatan, seperti Banyumas dan Cilacap, tahun ini berpotensi menyerupai La Nina pada2020 lalu.

La Nina lemah hingga sedang diprediksi meningkatkan curah hujan hingga 70 persen pada puncaknya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Untuk dampak La Nina kemungkinan tahun ini tidak berbeda jauh dari tahu kemarin. Yaitu, bisa meningkatkan curah hujan hingga 70 persen, di atas normal,” kata Prakirawan Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Rendi Krisnawan, kepada wartawan.

Curah hujan yang tinggi tersebut meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, hingga puting beliung. Karena itu masyarakat di wilayah rawan harus meningkatkan kewaspadaan.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

“Jadi tentu saja akan mengakibatkan bencana alam, seperti halnya banjir dan longsor, di daerah-daerah tertentu yang karakteristiknya di wilayah itu rawan bencana alam,” ucap Rendi.

Rendi mengemukakan, puncak dampak La Nina di berbagai daerah berbeda. Di Cilacap wilayah selatan, puncak dampak La Nina diperkirakan akan tiba pada November dan Desember.

Sedangkan di wilayah tengah dan utara diperkirakan pada Januari hingga Februari. Begitu pula di Banyumas. Banyumas selatan timur puncak dampak La Nina diperkirakan terjadi pada November-Desember. Sementara, Banyumas barat dan utara pada Januari.

Seperti diketahui, pada 2020 lalu La Nina memicu curah hujan tinggi dan bahkan pada November 2020 sempat memicu banjir dan longsor secara bersamaan di berbagai daerah di Cilacap dan Banyumas. Di Cilacap, banjir merendam puluhan desa di 12 kecamatan hingga berhari-hari.

Selain itu, banjir yang dipicu La Nina juga merusak tanggul dan menyebabkan air bah melimpas ke permukiman. Sebanyak dua orang dilaporkan meninggal dunia terseret banjir. Diperkirakan kerugian akibat bencana di Cilacap tersebut mencapai miliaran rupiah.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Terjunkan Alat Berat, Jalur Penghubung Sirau-Keramat Purbalingga Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Selanjutnya

Terseret Ombak, Seorang Pemancing di Pantai Karangbolong Kebumen Hilang

TERBARU

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Selasa, 24 Maret 2026

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Selasa, 24 Maret 2026

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Selasa, 24 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Terseret Ombak, Seorang Pemancing di Pantai Karangbolong Kebumen Hilang

Satgas KJK KRI Bima Suci Bantu Percepatan Vaksinasi Maritim di Cilacap

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com