INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Media Jerman Sebut Langkah Politik Jokowi Mematikan Demokrasi di Indonesia

Jumat, 3 November 2023

indiebanyumas.com – Media asal Jerman, Handesblat, ikut menyoroti situasi politik di Indonesia setelah sosok Gibran Rakabuming Raka yang mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapres.

Dalam tulisannya, sebagaimana dilansir dari laman Okezone, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai telah berupaya membangun dinasti politik. Langkah politik Jokowi tersebut juga dianggap mematikan demokrasi di Indonesia.

Handesblatt menyatakan bahwa kondisi itu pun dianggap sebagai pembangunan politik yang sangat problematis.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Fakta bahwa Gibran yang berusia 36 tahun akan segera mengambil peran sentral di tingkat nasional adalah berkat keputusan kontroversial Mahkamah Konstitusi pekan lalu,” tulis Handelsblatt.

Media asing tersebut juga mengutip soal keterangan Jokowi yang berkali-kali membantah ikut campur dalam urusan politik di akhir masa jabatannya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Namun, nyatanya Jokowi disebut terlibat dan turut mencampuri urusan politik. “Secara resmi, Jokowi membantah mengerjakan bisnis keluarga politiknya sendiri. Ketika ditanya tentang hal ini, dia menekankan di masa lalu bahwa dia tidak ingin ikut campur dalam keputusan anak-anaknya. Selain itu, pada akhirnya, orang-orang memutuskan siapa yang akan menerima kekuasaan,” lanjut isi tulisan Handelsblatt.

Keputusan MK yang dipimpin Anwar Usman, yang juga adik ipar dari Jokowi dan paman Gibran turut menjadi sorotan.

“Menurut keputusan hakim, orang-orang muda yang sudah memiliki pengalaman politik di tingkat daerah juga akan diterima di masa depan – seperti Wali Kota Gibran. Kritikus bereaksi dengan marah terhadap keputusan tersebut dan menuduh pengadilan nepotisme mendukung keluarga presiden. Mereka menunjukkan bahwa hakim konstitusional tertinggi adalah saudara ipar Jokowi dan paman Gibran,” demikian tulisan Handelsblatt.

Sementara pengamat politik Adi Prayitno mengatakan komentar dan tulisan media asing sebagai bentuk kritik kepada Indonesia.

“Kritik dari pihak asing melihat fenomena politik politik mutakhir indonesia. Terutama manuver Jokowi yang dinilai merestui dan mendoakan keluarganya juga terjun ke dunia politik,” ujarnya, Jumat (3/11/2023) masih dikutip dari laman Okezone.

Adi juga menilai media asing itu juga terlihat menyoroti putusan MK yang kontroversial yang dijadikan paraneter menilai demokrasi tanah air.

“Kritik pihak luar itu mesti dilihat sebagai vitamin untuk perbaikan,” kata dia.

Sebelumnya, sorotan media mancanegara sudah pernah mengarah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Laman TIME mengunggah artikel berjudul ‘Indonesian Presidential Candidate Names Current President’s Son as Running Mate’.

Artikel yang tayang pada Senin (23/10/2023) pukul 03.05 EDT itu secara khusus mengupas peluang Jokowi tetap memainkan pengaruhnya setelah masa kepresidenannya berakhir tahun depan.

TIME menulis Jokowi sudah berkali-kali menepis anggapan soal Presiden Ketujuh RI itu cawe-cawe pada penentuan capres-cawapres.

“Namun, Gibran sebagai wakil presiden bisa memberikan kesempatan kepada Jokowi untuk memainkan peran penting dalam mengarahkan negeri dengan perekonomin terbesar di Asia Tenggara setelah periode keduanya berakhir pada Oktober 2024,” demikian ditulis TIME. (aga)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Ganjar-Mahfud Pastikan Beri Ruang Bagi Anak Muda Terlibat dalam Pemerintahan

Selanjutnya

Tentang Dokumen Capres-cawapres Tak Diteken, Begini Penjelasan MKMK

TERBARU

Hilal Ramadan 1447 H Masih di Bawah Ufuk, Kemenag: Mustahil Terlihat

Hilal Ramadan 1447 H Masih di Bawah Ufuk, Kemenag: Mustahil Terlihat

Selasa, 17 Februari 2026

Sambut Ramadan 1447 H, Wabup Banyumas Dwi Asih Lintarti Ziarah ke Makam Orang Tua

Sambut Ramadan 1447 H, Wabup Banyumas Dwi Asih Lintarti Ziarah ke Makam Orang Tua

Selasa, 17 Februari 2026

Bekas Rumah Dinas Rutan di Banyumas Disulap Jadi Kafe Pemberdayaan Warga Binaan

Bekas Rumah Dinas Rutan di Banyumas Disulap Jadi Kafe Pemberdayaan Warga Binaan

Selasa, 17 Februari 2026

POPULER BULAN INI

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Diduga Ditipu Oknum Kolektor, Pedagang Purbalingga Ajukan Laporan ke Polres

Jumat, 6 Februari 2026

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Kades Sudimara Beberkan Polemik Lokasi Puskesmas 2 Cilongok

Selasa, 3 Februari 2026

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Prosesi Kirab Pusaka Hari Jadi Banyumas ke-455 Digelar Minggu, Ini Rutenya

Jumat, 13 Februari 2026

Selanjutnya

Tentang Dokumen Capres-cawapres Tak Diteken, Begini Penjelasan MKMK

Bansos Beras Diperpanjang Hingga Desember, Alokasi Anggaran Ditambah Rp 2,67 Triliun

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com