INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Masih level 3, Banyumas ajukan penambahan objek wisata untuk simulasi pembukaan

Kamis, 30 September 2021

Purwokerto – Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, mengajukan penambahan jumlah objek wisata yang berkesempatan melakukan simulasi atau uji coba pembukaan pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 2.

“Banyumas kan masih level 3, jadi pembukaan objek wisata belum boleh, baru sebatas uji coba,” kata Bupati Banyumas Achmad Husein di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.

Kendati demikian, dia mengatakan pihaknya telah mengajukan kepada pemerintah pusat terkait dengan penambahan jumlah objek wisata di Banyumas yang diizinkan untuk melakukan uji coba atau simulasi.

Hal itu dilakukan karena hingga saat sekarang di Banyumas hanya ada satu objek wisata yang diizinkan melakukan uji coba pembukaan, yakni Lokawisata Baturraden yang dikelola Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) setempat.

“Ada sekitar lima objek wisata yang diajukan untuk mengikuti uji coba,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Dinporabudpar Kabupaten Banyumas Wakhyono Ghozali mengatakan pihaknya bersama Gugus Tugas Pemulihan Pariwisata Banyumas Pascapandemi telah memulai verifikasi ulang terhadap ketersediaan sarana dan prasarana prokes di objek wisata.

Menurut dia, hal itu dilakukan sebagai persiapan pembukaan objek wisata jika nantinya PPKM di Banyumas turun ke level 2.

“Berdasarkan data sementara, dari total 124 objek wisata yang ada di Banyumas, lebih dari 50 objek wisata yang telah lolos verifikasi ulang dan jumlah tersebut masih terus berkembang,” katanya.

Selain itu, kata dia, beberapa objek wisata yang lolos verifikasi juga telah mendapatkan sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang berbasis pada cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (kelestarian lingkungan).

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Gempa Megatrust Berskala 8 SR Berpotensi Terjadi di Wilayah Sisi Selatan Cilacap

Selanjutnya

Rencana Zona Parkir Bertarif Mahal di Kota Purwokerto, Warga Tak Masalah Asal Tertera Tarif Resmi Ditiap Zona Kota

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kemenag Sesalkan Pembubaran Ibadah di Bantul: “Tak Bisa Dibenarkan”

Kamis, 28 Mei 2026

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

132 KA Melintas per Hari, KAI Tutup Perlintasan Liar di Cilacap demi Keselamatan

Kamis, 28 Mei 2026

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Berpihak ke Pedagang, Bupati Banyumas Turunkan Tarif Retribusi Pasar hingga 53 Persen

Kamis, 28 Mei 2026

Selanjutnya

Rencana Zona Parkir Bertarif Mahal di Kota Purwokerto, Warga Tak Masalah Asal Tertera Tarif Resmi Ditiap Zona Kota

Obwis di Purbalingga Harus Simulasi Ulang, Oktober Akan Dibuka Lagi

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com