INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

LIMA TAKDIR LIMA KESEJATIAN

KKN HUTAN KITA

Prof Yudhie Haryono PhD

Kamis, 2 Oktober 2025

Prof Yudhie Haryono PhD
Rektor Universitas Nusantara

Lemuria, Atlantik, Nusantara, Indonesia dan Pancasila (5 hal) kini terus tumbuh jadi narasi dan kisah sunyi. Menelaah mereka seperti menapaki jalan terjal penuh teka-teki; bagai takdir dari hati yang gelisah menuju hati yang terbakar penuh gairah berujung amarah.

Kehidupan penghuninya kalah, paria dan kosong, meski segala potensinya tampak penuh dan komplit. Mungkin yang hilang bukan kejahilan, tapi etika; pastilah yang lenyap bukan berkah, tapi moralitas; atau mungkinkah yang tak hadir bukan syukur, tapi kufur.

Bukan SDMnya yang kurang, tapi cahaya batinnya yang belum menyala. Bukan SDAnya yang langka, tapi gairah jeniusnya yang tak terkurikulumkan. Bukan uangnya yang sedikit tapi orang jujurnya yang punah.

Tentu kelima hal itu bukan tentang menjadi “lebih berada,” tetapi tentang menjadi lebih sentosa—lebih tajam, lebih sadar, lebih melawan semua kezaliman. Dus, ini tentang kemerdekaan, kedaulatan, kemandiriaan, keadilan dan kesentosaan.

Karenanya kita hadir. Demi kemartabatan semesta. Ekspose kelas jenius. Tentu, ini bukan teori kosong. Bukan sekadar istilah intelektualisme yang berat dicerna. Tetapi panduan perlawanan yang membumi, yang menuntun kita menapaki jalan sunyi penuh cinta, dari hati yang gelisah menuju hati yang terus melawan: menemukan kesentosaan dan kesejatian plus mercusuar dunia.

Untuk siapa kelas ini dihadirkan? Tentu bagi semua yang mencari makna lebih dalam dari hidup yang penuh kekalahan.

Ini juga jihad bagi pencari Tuhan yang ingin mengenal-Nya lebih dekat; ini jalan bagi siapa pun yang ingin hidup dengan kejeniusan semesta.

Kenapa mengikuti proyek besar ini? Karena narasi kelimanya bukan untuk dilupakan, sebaliknya untuk dihidupkan. Karena kelimanya tak akan berubah sebelum hati dan pikiran kita, jiwa dan raga kita berubah.

Sungguh! Kita tak butuh alasan untuk membenci kelimanya. Justru kita mau pulang ke rumah jiwanya: inti sesungguhnya Indonesia. Mari membaca; menung; menghidupi.

Ini sebuah perjalanan dan pergulatan ruhani dari dzahir ke batin; dari batin ke aksi; dari aksi ke rasa; dari rasa ke tradisi; berujung di budaya.

Apa itu lemuria, atlantik, nusantara, indonesia dan pancasila? Kelimanya adalah jalan sekaligus cita-cita serta metoda dalam menghadirkan pencapaian kesucian pikiran, pengalaman ucapan semesta, dan dentuman tulisan.

Mereka bukan sekadar pelengkap dalam hidup, melainkan substansi yang menghidupkan, menjadikannya bukan hanya ritual kosong, tetapi jihad yang lahir dari kesadaran mendalam dan cinta kepada tanah-air-udara: sesama lingkungannya.

Kelimanya hadir untuk menjeniuskan tata batin, tata pikir, tata ucap, tata tulis, tata tindak, tata tradisi manusia agar dapat menangkap realitas peradaban yang lebih dalam dan strategis.

Dalam narasi kelimanya, manusia Indonesia tidak hanya mengenal kekalahan secara konseptual, tetapi mengetahuinya secara eksistensial—melalui keresahan, rasa takut, harapan, dan kerinduan yang terus menerus untuk bersentosa bersama.(*)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Praktisi Hukum Aan Rohaeni Soroti Kondisi Lansia Terlantar di Kebasen, Dinsospermades Lakukan Asesmen

Selanjutnya

Forum Banyumas Siapkan Produksi Film “Margono 46”, Angkat Kiprah Tokoh Keuangan Nasional Asal Banyumas

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Bupati Banyumas Raih Penghargaan Nasional Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian

Bupati Banyumas Raih Penghargaan Nasional Pelopor Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian

Jumat, 12 Juni 2026

Adisatrya Berkomitmen Mengawal Pemenuhan Hak-Hak Korban

Wakil Ketua Komisi VI DPR: Kewenangan Agrinas di KDMP Terlalu Besar, Kurangi Kemandirian Koperasi

Kamis, 11 Juni 2026

15 Tahun Berturut-turut! Pemkab Banyumas Kembali Raih Opini WTP dari BPK

15 Tahun Berturut-turut! Pemkab Banyumas Kembali Raih Opini WTP dari BPK

Kamis, 11 Juni 2026

Selanjutnya
Forum Banyumas Siapkan Produksi Film “Margono 46”, Angkat Kiprah Tokoh Keuangan Nasional Asal Banyumas

Forum Banyumas Siapkan Produksi Film "Margono 46", Angkat Kiprah Tokoh Keuangan Nasional Asal Banyumas

DLH dan Dinkes Temukan Ketidaksesuaian Pengelolaan Limbah Dapur MBG Rejasari, Warga Minta Ditutup

DLH dan Dinkes Temukan Ketidaksesuaian Pengelolaan Limbah Dapur MBG Rejasari, Warga Minta Ditutup

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com