BANYUMAS – Klaster musala yang terjadi di Desa Karangcegak, Kecamatan Sumbang rupanya berawal dari satu warga yang bergejala.
Camat Sumbang Purjito mengatakan, awalnya salah seorang jamaah Mushola Al Ikhlas Sumbang diketahui mengalami batuk dan demam.
“Satu orang ini dibawa ke Puskesmas Sumbang dan ternyata hasilnya positif,” katanya.
Pada 29 April 2021, dilakukan tracing terhadap orang-orang yang kontak erat diantaranya adalah jamaah Mushola Al Ikhlas. Awalnya sebanyak 11 orang dinyatakan positif. Tracing kedua dilakukan pada 1 Mei terhadap 59 orang. Dari swab tersebut hasilnya 22 orang positif covid-19.
“Total warga yang dinyatakan positif covid sebanyak 33. 18 orang diantaranya adalah jamaah mushola Al Ikhlas,” terangnya.
Untuk sementara, lanjutnya, musala Al Ikhlas ditutup untuk dilakukan sterilisasi dengan desinfektan. (ali)






