INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Klaster Covid-19 di Lapas Nusakambangan, Kakanwil Harap Warga Binaan Divaksin

Jumat, 26 Maret 2021

Semarang – Klaster Covid-19 muncul di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap. Ratusan warga binaan dan pegawai yang ada di tempat itu dinyatakan positif Covid-19. Kasus terbanyak diketahui berada di Lapas Kembang Kuning. Adanya kasus itu membuat Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah mengharap adanya vaksinasi pada warga binaan.

“Kalau boleh warga binaan dalam Lapas juga divaksin, karena di dalam Lapas tidak bisa social distancing (jaga jarak). Warga binaan ini sangat rentan tertular, maka seharusnya mereka divaksin. Kalau petugasnya kan sudah,” kata Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah Yuspahruddin saat menemui Gubenur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Jumat (26/3/2021).

Ia melaporkan terdapat 235 warga binaan di LP Nusakambangan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Semuanya merupakan orang tanpa gejala (OTG) dan sudah diisolasi di blok khusus Lapas Kembang Kuning, kompleks Lapas Nusakambangan.

“Dari 235 warga binaan itu, hampir separuhnya sudah mulai sembuh. Tapi tetap kami isolasi selama 14 hari agar lebih aman. Rutin kami berikan vitamin dan rata-rata mereka kuat-kuat,” katanya

Pengetatan juga telah dilakukan, dengan penutupan kunjungan. Tamu apapun tidak boleh bertemu dengan warga binaan.

“Sejak pandemi berlangsung, kunjungan tidak diperkenankan lagi. Kalaupun ada kunjungan, harus virtual. Tapu apapun di sana, tidak bisa ketemu dengan warga binaan,” jelasnya.

Sementa, kabar itu menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pihaknya mengatakan sudah berkomunikasi dengan Kakanwil Kemenkumham Jateng terkait kasus ini. Meski sudah ditangani dengan baik, Ganjar menyatakan siap membantu Kemenkumham dalam rangka penanganan kasus itu.

“Saya sudah cek dan minta laporannya. Semuanya tanpa gejala dan sudah diisolasi. Saya sampaikan kalau butuh bantuan segera komunikasi langsung dengan kami, meskipun tadi Kakanwil menyampaikan sudah bekerja sama dengan Pemkab Cilacap. Saya minta untuk dipantau ketat,” kata Ganjar.

“Selain itu, kalau ada napi dari tempat lain yang dipindahkan, ini mesti di-screening ketat untuk mendeteksi,” tambahnya.

Para pegawai lapas juga diminta Ganjar untuk berhati-hati dan disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat. Mereka yang bisa berkegiatan di luar lapas harus menjaga diri agar tidak menularkan pada warga binaan.

“Tadi ada usulan ASN dan pegawai lapas menjadi prioritas untuk divaksin, tentu akan kita dukung dan kita dorong ke pusat,” imbuhnya.

Termasuk usulan warga binaan mendapatkan prioritas divaksin. Menurutnya, hal itu perlu diperhatikan mengingat warga binaan sangat rentan terpapar karena tinggal di kamar dengan jumlah warga yang sangat banyak.

“Usulan Kakanwil agar warga binaan juga mendapatkan prioritas untuk divaksin, karena mereka juga kelompok rentan. Akan kami sampaikan usulan ini ke pusat agar jadi perhatian,” pungkasnya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Kantor Bapeddalitbang Banyumas Sering Disambangi Warga, Tanyakan Perkembangan Tol yang Lewat Banyumas

Selanjutnya

SMAN 2 Purwokerto Punya Mata Pelajaran Keluarga Berencana, Ini Manfaatnya

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Cara Nobar Piala Dunia 2026 Legal Tanpa Ribet! Ini Syarat & Langkah Daftar via Bola Gembira

Cara Nobar Piala Dunia 2026 Legal Tanpa Ribet! Ini Syarat & Langkah Daftar via Bola Gembira

Kamis, 18 Juni 2026

SPMB 2026 SMA N 1 Purwokerto Digarap Digital, Sekolah Tak Bisa Intervensi Data

SPMB 2026 SMA N 1 Purwokerto Digarap Digital, Sekolah Tak Bisa Intervensi Data

Kamis, 18 Juni 2026

Dari 72 Aduan Travel Umrah, Kemenhaj Baru Tuntaskan 26 Persen Kasus

Dari 72 Aduan Travel Umrah, Kemenhaj Baru Tuntaskan 26 Persen Kasus

Kamis, 18 Juni 2026

Selanjutnya

SMAN 2 Purwokerto Punya Mata Pelajaran Keluarga Berencana, Ini Manfaatnya

Di Adipala Cilacap, Keluarga Tolak Pemakaman Sesuai SOP Covid-19 Usai Hasil Swab Tidak Jelas, Satu Positif, Satu Negatif

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com