Dia baru menjadi populer di akhir hidupnya, perjuangan dan semangatnya membuka mata dunia tentang bagaimana sejatinya menjadi seorang seniman.

Vincent van Gogh, adalah pelukis yang terkenal dengan aliran ekspresionisme. karya karyanya diakui sebagai masterpiece di dunia seni lukis
Sayang seribu sayang, lukisan van Gogh baru diakui sebagai karya hebat setelah dia meninggal dunia.
Sepanjang hidupnya, van Gogh ini miskin dan pecundang, bahkan dianggap orang gila.
van Gogh adalah seorang bipolar. Dia juga sering mengalami delusi dan susah membedakan antara kenyataan dan mimpi. bahkan sempat dirawat di rumah sakit jiwa cukup lama
Konon karena depresi, van Gogh mengakhiri hidupnya sendiri pada 29 Juli 1890, saat itu usianya baru 37 tahun
Karya lukisnya mulai dikenal saat adik iparnya yang bernama Johanna van Gogh-Bonger memamerkan karya Van Gogh dan menceritakan kehidupan van Gogh ke khalayak ramai.
Johanna adalah istri dari Theo van Gogh, adiknya Vincent

Van Gogh Museum, Amsterdam (Public Domain)
Dilansir dari worldhistory, karya-karyanya seperti Bunga Matahari, Teras Kafe di Malam Hari, dan Malam Berbintang ikonik di dunia melukis, benar-benar sebuah masterpiece yang diakui dunia.
Dia tidak hanya populer sebagai seorang seniman, namun juga dikenal sebagai orang yang berjasa sepanjang sejarah dan gerakan seni.
Semasa hidupnya, lukisan-lukisan van Gogh tidak laku. Karena hal ini, ia menganggap karya-karyanya bernilai rendah.
Van Gogh memandang dunia dengan cara unik yang berbeda dengan kebanyakan orang pada saat itu, ditambah dengan ketidakmampuannya menghadapi kondisi mentalnya yang tidak stabil, van Gogh berakhir bunuh diri dalam keadaan sendirian dan miskin.
Van Gogh tidak hanya mewariskan lukisan-lukisan visionernya kepada dunia, namun juga surat-surat yang ditulisnya untuk adiknya, Theo (1857-1891) dan beberapa hal lainnya. Surat-surat ini berisi tentang bagaimana dirinya bertempur dengan penolakan, perbedaan, dan tindakan menyakiti diri sendiri dalam perjalanannya mencapai mimpi dalam seni dan kehidupan.

Yale University Art Gallery (Public Domain)
Selama hidupnya yang singkat, van Gogh telah menghasilkan 870 lukisan minyak, serta sketsa dan lukisan cat air. Rincian kehidupan sehari-harinya bisa dibaca di dalam surat-surat yang ditulisnya. Seniman ini menulis 650 surat untuk Theo, dan ada 41 surat balasan dari Theo yang masih bertahan.
Adiknya memberikan bantuan keuangan dan perlengkapan seni sepanjang karir van Gogh; ia juga ikut memberikan masukan untuk lukisan-lukisan karya van Gogh dan membawakannya berita terkini mengenai dunia seni.
Sekitar 100 surat lainnya ditulis untuk kerabat dan para seniman. Van Gogh sering menggambar sketsa karyanya di dalam surat-surat yang menunjukkan tahap perencanaan lukisannya, lengkap dengan penanggalan.
Kemudian ada 43 potret diri. Semua surat-surat dan lukisan potret diri memiliki bias, tapi artinya kehidupan karir seniman bisa diamati dari beberapa perspektif selain dari lukisan dan kanvas.
Vincent Willem van Gogh lahir pada 30 Maret 1853 di Groot-Zundert, Belanda. Ibunya adalah Anna Cornelia Carbentus (1819-1907) dan ayahnya, Theodorus (1822-1885), adalah seorang pastor di Gereja Reformasi Belanda. Tiga paman Vincent bekerja di dunia seni.
Angga Saputra