INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kerumunan Penjemput Masih Jadi PR, Penerapan Ujicoba PTM Terbatas

Jumat, 3 September 2021

PURWOKERTO – Sejak Rabu (1/9) lalu, beberapa sekolah di Kabupaten Banyumas mulai menerapkan ujicoba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Sementara pada Kamis (2/9) kemarin, sebanyak 12 SD menyusul penerapan ujicoba PTM Terbatas.

Meski begitu, masih ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Salah satunya terkait kerumunan para penjemput siswa di depan sekolah.

Pantauan Radarmas di SDN 1 Kranji, kerumunan para penjemput siswa sudah muncul sejak pukul 9 pagi. Meski sekolah telah menjeda kepulangan siswa, namun kerumunan tetap belum bisa dihindarkan, mengingat keterbatasan halaman sekolah.

Kepala SDN 1 Kranji, Siti Marimah mengatakan SDN 1 Kranji mengakui saat ini memang belum semua orang tua wali murid diberi sosialiasi terkait penerapan PTM Terbatas. Mengingat persiapan penerapan ujicoba PTM Terbatas di sekolah tersebut bisa dibilang hanya satu hari.

“Kami mendapat instruksi mendesak dari pimpinan agar segera membuka PTM pada Rabu (1/9) siang. Lalu langsung menggelar rapat hingga pukul 14.00 WIB. Rabu malam baru disosialisasikan ke orang tua siswa,” ujarnya.

“Hari ini (Kamis) saya anggap sebagai masa pengenalan lingkungan tatap muka di masa pandemi. Seperempat dari total jumlah siswa dulu yang masuk,” imbunnya.

Siti menjelaskan problem SDN 1 Kranji dengan jumlah siswa yang banyak dan halaman sekolah kecil, jika orangtua wali murid penjemput siswa datang bersamaan tidak sesuai jadwal pemulangan muncul kerumunan.

Jika saat ujicoba dengan hanya seperempat siswa masuk pihaknya masih mampu mengatasi. Namun jika sudah PTM terbatas dengan 50 % kapasitas pada Senin (6/9), sekolah memohon dukungan dan kerjasama dari pihak terkait.

“Mohon kesadaran orangtua wali murid sewaktu jemput. Jangan buat kerumunan di depan sekolah. Kembali ke kesadaran masing-masing saja,” pinta dia.

Dirinya memahami perasaan orangtua yang tidak tega membiarkan anak terlalu lama menunggu di sekolah. On time tetap tetapi jika melihat sudah ramai penjemput jangan ikut masuk. Meski belum dijemput, dia menjamin siswa “aman” didalam sekolah.

“Tunggu dulu sampai agak sepi. Gantian. Untuk anak-anakku tetap prokes dan patuhi tata tertib sekolah,” pungkas Siti.

Kabid Pembinaan SD Dindik Banyumas, Drs. Sutikno, M.Pd mengatakan ada 27 SD yang diberi kesempatan untuk memulai ujicoba PTM, 15 SD sudah mulai sejak Rabu (1/9). Sedangkan sisanya yakni 12 SD baru memulai ujicoba PTM terbatas pada Kamis (2/9).

“Ada 2 SD swasta dan 25 SD negeri,” terangnya. (yda)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Rp 275 Miliar Diusulkan Untuk Tambahan Modal Sembilan BUMD di Cilacap, Begini Penjelasannya

Selanjutnya

Rutan Kelas IIB Purbalingga Digeledah, Ditemukan Benda-benda Terlarang

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Bobol Toko Hijab Ivan Gunawan di Purwokerto, Pria Asal Patikraja Ditangkap di Mal

Bobol Toko Hijab Ivan Gunawan di Purwokerto, Pria Asal Patikraja Ditangkap di Mal

Rabu, 29 Juli 2026

KPU Banyumas Sasar 80.000 Siswa SMP, Siapkan Strategi Jitu Hadapi Dominasi Pemilih Muda di 2029

KPU Banyumas Sasar 80.000 Siswa SMP, Siapkan Strategi Jitu Hadapi Dominasi Pemilih Muda di 2029

Rabu, 29 Juli 2026

Pukul Satpam Pakai Pipa Rokok, Pria 53 Tahun di Banyumas Ditangkap Polisi

Pukul Satpam Pakai Pipa Rokok, Pria 53 Tahun di Banyumas Ditangkap Polisi

Rabu, 29 Juli 2026

Selanjutnya

Rutan Kelas IIB Purbalingga Digeledah, Ditemukan Benda-benda Terlarang

Tekan Kematian Ibu dan Bayi, RSUD Banyumas Luncurkan ‘Juguran Junek’

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com