INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Kelinci Kebumen Didorong Masuk Pasar Ekspor

Jumat, 10 September 2021

CILACAP – Kantor Karantina Pertanian Cilacap, Jawa Tengah, yang merupakan instansi vertikal dari Kementerian Pertanian, terus mendorong agar berbagai komoditi yang ada di wilayah operasinya bisa diekspor ke mancanegara. Salah satu upaya yang dilakukan antara lain dengan intensif melakukan sosialisasi Gratieks (Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Komoditas Pertanian) untuk memunculkan komoditas ekspor baru.

”Setelah melakukan sosialisasi di Kabupaten Banyumas, kini giliran Kabupaten Kebumen yang mendapatkan sosialisasi tentang prosedur karantina dalam memenuhi persyaratan pasar ekspor,” jelas staf Kantor Karantina Pertanian Cilacap, Taufik Kurniawan, Kamis (9/9).

Ia menyebutkan, salah satu komoditas asal Kebumen yang bisa didorong untuk memasuki pasar ekspor adalah kelinci . ”Sejauh ini, sudah ada peternak kelinci di Indonesia yang mengekspor kelinci ke berbagai negara. Padahal, pasar kelinci di luar negeri masih terbuka lebar,” ujarnya.

Berdasarkan data tiga tahun terakhir IQ Fast Barantan, ada tiga negara yang rutin melakukan impor kelinci dari Indonesia. Ketiga negara tersebut terdiri dari Filipina, Pakistan, dan Malaysia. ”Selain itu, ada sejumlah negara lain yang sedang menjajaki impor kelinci dari Indonesia,” jelasnya.

Antara lain Belgia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Inggris, dan Singapura. ”Negara-negara tersebut sudah meminta sampel ekspor kelinci dari Indonesia,” jelasnya.

Di Kabupaten Kebumen, kata Dwi, saat ini ada kurang lebih ada seratusan peternak kelinci skala mikro. Dari ratusan peternak tersebut, 33 peternak di antaranya telah bergabung sebagai anggota Asosiasi Peternak Kelinci Kebumen (APKK). ”Dengan jumlah peternak yang cukup banyak, saya optimistis peternak kelinci asal Kebumen bisa bersaing untuk memasuki pasar ekspor,” kata dia.

Ketua Asosiasi Peternak Kelinci Kebumen, Riya Kurniawan, kelinci yang dibudidayakan para peternak Kebumen merupakan jenis kelinci pedaging yang untuk konsumsi. Total populasi kelinci yang dibudi daya para peternak, mencapai sekitar 900-an ekor.

”Sejauh ini, hasil budi daya kelinci peternak Kebumen, baru memiliki pangsa pasar di dalam negeri. Beberapa daerah yang rutin mendapat pasokan kelinci asal Kebumen, antara lain Kota Solo, Bandung, dan Jakarta,” jelasnya.

Namun pengiriman dilakukan bentuk filet dan karkas. Adapun volume pengiriman, rata-rata sebanyak 400 kg per bulan. Riya mengaku, dengan mengikuti kegiatan sosialisasi Gratieks, para peternak menjadi paham prosedur karantina untuk memenuhi persyaratan ekspor kelinci. ”Kami akan pelajari lagi potensi pasar ekspornya sehingga peternak tidak ragu untuk mengembangkan usaha peternakannya,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kebumen, Tri Haryono, mengapresiasi upaya Kantor Karantina Pertanian Cilacap melakukan kegiatan sosialisasi Gratieks. ”Kami berharap, setelah kegiatan ini akan muncul eksportir-eksportir baru dari Kebumen,” ujar dia.

Berdasarkan data di aplikasi iMace, Kabupaten Kebumen telah berhasil mengekspor beberapa komoditas pertanian ke berbagai negara. Antara lain, ekspor biji jenitri, gula merah, dan kayu albasia.

”Selain kelinci, komoditas pertanian unggulan asal Kebumen yang juga memiliki potensi ekspor adalah jambu kristal, kelengkeng, dan beras. Semoga ke depan, komoditas ini juga bisa bersaing di pasar ekspor,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Sembilan parpol di Purbalingga terima bantuan keuangan

Selanjutnya

Warga Karangklesem Banyumas kumpulkan jelantah bantu keluarga terkena COVID-19

TERBARU

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Istri Terdakwa Tambang Pancurendang: “Kami Hanya Bekerja”

Tangis Pecah di Ruang Sidang, Istri Terdakwa Tambang Pancurendang: “Kami Hanya Bekerja”

Senin, 30 Maret 2026

Remaja Banjarnegara Korban Ombak Pantai Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja Banjarnegara Korban Ombak Pantai Watu Bale Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 30 Maret 2026

Kita Ramai Bicara, Sedikit Membaca 

Administrasi yang Membunuh Diam-Diam

Senin, 30 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

Warga Karangklesem Banyumas kumpulkan jelantah bantu keluarga terkena COVID-19

Jelang Aksi, Pertigaan HR Boenyamin Kawasan Unsoed Diblokade Kawat Berduri

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com