PURWOKERTO — Tiga kebakaran lahan terjadi di wilayah Purwokerto pada Rabu (7/10). Kebakaran pertama terjadi di kawasan Perumahan Taman Pesona Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, disusul di Jalan Karangbenda 2, Kelurahan Berkoh, serta Jalan Dr Angka, Karangkobar, Kecamatan Purwokerto Utara.
Kepala UPT Damkar Banyumas, Andaru Budilaksono mengatakan, kebakaran pertama dilaporkan sekitar pukul 12.04 WIB. Api muncul di lahan sekitar Perumahan Taman Pesona Teluk, RT 03/13, Kelurahan Teluk.
“Anak-anak yang sedang bermain melihat api dan kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga kemudian menghubungi petugas,” kata Andaru.
Petugas Damkar tiba di lokasi pukul 12.25 WIB dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 12.55 WIB. Luas lahan yang terbakar sekitar setengah hektare. Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan tidak ada kerugian maupun korban.
Kebakaran kedua terjadi di Jalan Karangbenda 2, Kelurahan Berkoh, Kecamatan Purwokerto Selatan. Laporan diterima pukul 13.26 WIB dan petugas tiba pukul 13.52 WIB.
“Api membakar lahan seluas sekitar 0,7 hektare, kebakaran diduga berasal dari pembakaran sampah dan rumput kering yang ditinggal tanpa pengawasan,” jelasnya.
Sebelumnya, sekitar pukul 10.30 WIB, pekerja yang sedang membersihkan kebun milik H Nasir membakar sampah dan rumput kering. Api sempat dipadamkan menggunakan air, sebelum para pekerja beristirahat.
“Ternyata setelah mereka kembali, api kembali membesar dan merembet ke lahan dikarenakan kondisi angin yang cukup kencang jadi api cepat meluas,” ujar Andaru.
Setelah dilaporkan ke pihak damkar, petugas kemudian melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 14.34 WIB.
“Untuk kejadian di Berkoh, penyebabnya pembakaran sampah atau rumput kering yang ditinggal tanpa pengawasan,” jelas Andaru.
Sementara itu, kebakaran ketiga terjadi di Jalan Dr Angka Nomor 50, Karangkobar, Kecamatan Purwokerto Utara. Laporan diterima pukul 14.08 WIB setelah warga yang melintas melihat titik api di lahan sekitar jalan tersebut.
“Api berhasil dipadamkan pukul 14.25 WIB dengan luas lahan yang terbakar sekitar 200 meter persegi, untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan,” tambahnya.
Ia menambahkan, seluruh titik dapat dipadamkan berkat pihak gabungan yang turut membantu yakni BPBD Banyumas, Polisi, Satlinmas, relawan dan masyarakat sekitar.
Andaru mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun rumput kering sembarangan, terlebih saat kondisi angin cukup kencang. Api yang semula kecil dapat dengan cepat merembet ke lahan di sekitarnya.
Pewarta: Yoga Cokro
Editor : Angga Saputra








