BANYUMAS — Kobaran api melahap lahan perkebunan dan pekarangan seluas sekitar 2,5 hektare di Grumbul Kali Duren, Desa Gunung Wetan, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas, pada Minggu (6/9/2026) dini hari. Peristiwa nahas itu terjadi saat mayoritas warga masih terlelap dalam tidur.
Api pertama kali terlihat sekitar pukul 02.30 WIB. Warga yang melihat kepulan asap dan semburat merah dari kejauhan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatilawang. Tanpa menunggu waktu, petugas kepolisian bergerak cepat.
Kapolsek Jatilawang, Iptu Sugiyanto, bersama Kepala SPKT/piket dan Bhabinkamtibmas langsung menuju lokasi kebakaran. Mereka bahu-membahu dengan warga setempat berupaya memadamkan api agar tidak menjalar ke area yang lebih luas. Kondisi lahan kering membuat api cepat merambat dan sulit dikendalikan.
Untuk memperkuat upaya pemadaman, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Damkar Wangon dikerahkan ke lokasi. Hingga berita ini diturunkan, petugas gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, dan warga masih terus berjibaku melawan si jago merah.
Lahan yang terbakar diketahui milik dua warga setempat, yakni Sumarjo Nisam (67) dan Wirya Medi (75). Kedua lahan tersebut sebagian besar ditumbuhi rumput kering yang mudah terbakar. Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.
Kapolresta Banyumas, Kombes Pol Petrus P. Silalahi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Jatilawang mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di musim kemarau dengan kondisi vegetasi yang kering.
“Kami imbau kepada seluruh warga agar tidak melakukan pembakaran sembarangan di lahan terbuka. Api dapat merambat dengan sangat cepat ketika kondisi lahan kering, terlebih pada malam hari yang sulit terpantau,” tegas Iptu Sugiyanto.
Polsek Jatilawang memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara sigap dan melibatkan berbagai unsur terkait. Langkah cepat ini bertujuan mencegah api meluas serta melindungi keselamatan warga dan lingkungan di sekitar lokasi kejadian.
Pewarta: Yoga Cokro
Editor : Angga Saputra






