PURWOKERTO – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto memastikan kesiapan petugas operasional melalui tes narkoba acak menjelang Angkutan Lebaran 2026. Kegiatan ini digelar di Kantor KAI Daop 5 Purwokerto bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menegaskan tes narkoba dilakukan untuk memastikan seluruh SDM KAI dalam kondisi prima dan bebas dari pengaruh zat terlarang.
“Langkah ini merupakan komitmen kami menjaga standar keselamatan tertinggi, terutama menghadapi lonjakan penumpang saat Lebaran,” ujarnya.
43 Petugas Diperiksa
Sebanyak 43 pekerja dari berbagai lini operasional – mulai dari masinis, asisten masinis, kondektur, teknisi, penjaga perlintasan, hingga Polsuska – mengikuti pemeriksaan urine. Tes mendeteksi enam jenis zat, termasuk amphetamine, morphine, marijuana, cocaine, methamphetamine, dan benzodiazepine.
Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif.
Selain pemeriksaan, BNN Banyumas memberikan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Materi mencakup bahaya narkotika, psikotropika, serta zat adiktif baru seperti liquid dan “whip pink” yang berisiko merusak saraf otak.
As’ad menambahkan, tes acak akan terus dilakukan di berbagai titik untuk memastikan Angkutan Lebaran berjalan aman.
“KAI berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang aman dan nyaman. Upaya preventif ini bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam menjaga keselamatan perjalanan,” tutupnya. (Angga Saputra)








