BANYUMAS – Aksi pencurian kabel jaringan penerangan jalan umum (LPJU) kembali terjadi di Kabupaten Banyumas. Kali ini, pelaku menyasar titik jalan masuk Desa Gerbangsari, Kecamatan Tambak, dengan membawa kabur sekitar 500 meter kabel LVTC.
Akibat pencurian tersebut, sedikitnya delapan titik lampu penerangan jalan di kawasan itu tidak berfungsi. Kerugian material ditaksir mencapai Rp5 juta.
“Yang hilang di Desa Gerbangsari Kecamatan Tambak sepanjang 500 meter kabel LVTC yang menghidupi delapan lampu. Kerugian kurang lebih Rp5 juta,” ujar Kepala Seksi Pengembangan dan Pemeliharaan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas, Alfin, kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).
Diketahui dari Laporan Camat
Alfin menjelaskan, pihaknya mengetahui kejadian tersebut pada Minggu (30/8/2026) melalui laporan dari Pemerintah Kecamatan Tambak. Tim Dishub kemudian turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan pada Selasa (1/9/2026) siang.
“Diketahui sama Dishub minggu kemarin dari laporan pak camat. Selasa siang tim langsung ke lokasi,” jelasnya.
Enam Titik Jadi Sasaran dalam Enam Bulan
Pencurian kabel jaringan LPJU ternyata bukan kali pertama terjadi di Banyumas. Berdasarkan catatan Dishub, sejak Maret 2026 hingga kini sudah ada enam titik yang menjadi sasaran pelaku pencurian.
“Laporan yang masuk ke Dishub dari bulan Maret sampai sekarang ada enam titik. Tiga titik di Kemranjen, satu titik di Pegalongan, dan dua titik di Tambak,” ungkap Alfin.
Alasan Pelaku: Paling Mudah Dilakukan
Menurut Alfin, kasus pencurian perangkat jaringan LPJU kerap terjadi karena dianggap paling mudah dibandingkan mencuri perangkat lain seperti lampu atau tiang.
“Karena ini yang paling mudah dilakukan. Kalau ambil perangkat lainnya, misal lampu, itu harus pakai crane,” terangnya.
Jalanan Kian Gelap di Tengah Efisiensi Anggaran
Kondisi ini semakin memperparah fasilitas umum, khususnya penerangan jalan di sejumlah ruas di Kabupaten Banyumas. Pencurian kabel LPJU menambah panjang daftar ruas jalan yang minim penerangan.
Di sisi lain, pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi keuangan, sehingga perbaikan fasilitas LPJU yang tidak berfungsi pun terkendala. Akibatnya, jalanan di wilayah yang menjadi sasaran pencurian kian gelap dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Dishub Kabupaten Banyumas mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan LPJU. Selain itu, koordinasi dengan aparat kepolisian juga terus dilakukan guna mengusut pelaku pencurian.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas umum ini. Kalau melihat hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan ke aparat terdekat,” pungkas Alfin.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






