INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Hindari Bahaya DBD, Warga Binaan Rutan Kelas ll B Purbalingga Dilatih Kader Jumantik

Jumat, 2 Juli 2021

Purbalingga – Memasuki musim penghujan menjadi perhatian khusus akan ancaman kejadian demam berdarah di lingkungan Lapas/Rutan.

Menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Purbalingga, Rutan Kelas IIB Purbalingga mengadakan pelatihan Juru Pengamat Jentik (Jumatik) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Doni Kristianto, Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Purbalingga, mengatakan, ketiadaan petugas medis di Rutan menjadikan pihak Rutan melibatkan 11 orang WBP dari perwakilan semua kamar serta tamping kebersihan untuk menjadi kader jumantik.

“Kalo selama ini belum ada DBD di Rutan Purbalingga, tapi ini kan langkah preventif ya, untuk mencegah. Demi menjaga sarana dan prasarana kesehatan di lingkungan Rutan tetap bersih dan nyaman,” katanya, Kamis, 1 Juli 2021.

Menurut Doni, kader jumantik nantinya akan menjadi kepanjangan tangan Rutan dalam memberantas sarang nyamuk DBD.

“Karena saat ini cuacanya ekstream nggak menentu, banyak ada genangan air, jadi kita merasa perlu untuk mengundang Dinas Kesehatan, agar para WBP ini juga peduli dengan lingkungan dan kesehatan,” ucap Doni.

Abidin Solihin, pengelola program Demam berdarah Dengue dan Cikungunya pada Dinkes Purbalingga yang menjadi narasumber mengungkapkan, tugas para kader jumantik ini nantinya memantau keberadaan nyamuk di tempat penampungan air.

“Iya mengecek semua tempat yang berpotensi menjadi saranf nyamuk, seperi mengecek keberadaan pakaian yang tergantung terus ada juga mengecek kolam ikan apakah bebas jentik atau ada jentik nyamuk disana,” ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam satu kamar hunian perlu memiliki 1 tim kader jumantik untuk memantau kebersihan lingkungan dengan meningkatkan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk.

“Untuk mempertahankan kebersihan lingkungan karena kapasitas Rutan yang over kapasitas, diperlukan kesadaran yang tinggi dari semua pihak,” tambah Abidin.

“Baik itu kesadaran WBP maupun petugas dengan menerapkan budaya bersih dan sehat demi terwujudnya Rutan bebas dari segala macam penyakit,” pungkasnya. (ftr)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Bupati Banyumas Instruksikan Kesiapan Hotel Untuk Nakes, BPBD Mulai Nego Sejumlah Hotel

Selanjutnya

Pemkab Purbalingga Rekrut THL Pendamping UMKM

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Amicus Curiae dan Penahanan Aktivis: Saluran Publik di Tengah Kebebasan yang Menyempit

Kata-Kata Setelah 28 Tahun Reformasi

Rabu, 20 Mei 2026

Satresnarkoba Banyumas Bongkar Peredaran Obat Keras, 1.130 Butir Diamankan dari Tangan FH

Satresnarkoba Banyumas Bongkar Peredaran Obat Keras, 1.130 Butir Diamankan dari Tangan FH

Selasa, 19 Mei 2026

Dilantik Jadi Ketua Mabicab, Sadewo Siapkan Pramuka Banyumas Pecahkan Rekor MURI

Dilantik Jadi Ketua Mabicab, Sadewo Siapkan Pramuka Banyumas Pecahkan Rekor MURI

Selasa, 19 Mei 2026

Selanjutnya

Pemkab Purbalingga Rekrut THL Pendamping UMKM

Banyumas Buka 2.320 Formasi ASN, Informasi dan Registrasi di Sini

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com