INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Harga Kepokmas di Cilacap Alami Kenaikan, Omzet Pedagang Menurun

Sabtu, 24 Juli 2021

CILACAP – Perpanjangan Pemberlakuan Pemtasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berdampak bagi pedagang di Pasar Kroya.

Banyaknya pelanggan yang mengurangi jumlah belanjaanya, menjadikan omzet menurun. Salah satunya Sigit, pedagang perlengkapan bumbu dapur di Pasar Kroya.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

Diakui Sigit, dia sengaja mengurangi stok dagangannya. Biasanya ia menyediakan berbagai bumbu dapur seperti cabai rawit, bawang putih, bawang merah, kemiri dan lainnya. Namun kini hanya satu jenis komoditas saja.

“Sekarang saya cuma stok bawang merah saja, karena memang langka pembeli. Kondisi pasar juga sepi. Kalau biasanya pembeli datang pergi, sekarang perhari paling 10 yang datang ke lapak. Itupun biasanya pagi hari,” katanya, Jumat (23/7).

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Menurutnya, sejak awal pandemi banyak pedagang yang kolaps lantaran sepinya pembeli.

“Waktu awal-awal terasa sekali dampaknya. Kemudian sudah berangsur membaik tapi sekarang malah PPKM Darurat jadi sepi lagi,” ujarnya.

Dikatakan Sigit, saat ini harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) mengalami kenaikan. Salah satunya bawang merah, biasanya per kilogram bawang merah dibandrol Rp 28 ribu, sekarang sekitar Rp 35 ribu per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada bawang putih, per kilogramnya kini dikisaran Rp 25 ribu. Kemudian, harga minyak goreng curah Rp 15 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai merah besar kini dibandrol Rp 25 ribu per kilogram.

“Untuk cabai rawit lagi turun. Kalau cabai memang fluktuatif, sehari bisa naik sehari bisa turun dan seterusnya. Saat ini Rp 40 ribu per kilogram. Dua hari lalu sempat Rp 51 ribu per kilogram. Biasanya dipengaruhi oleh stok. Ini soalnya stok lagi banyak,” jelasnya.

Dengan naiknya sejumlah kepokmas, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DPKUKM) Kabupaten Cilacap akan melakukan monitoring harga pasar untuk melakukan normalisasi harga.

“Harga bawang merah memamg naik sedikit karena ketersediaan stok mulai menipis. Namun sebentar lagi akan mulai turun dan normal seiring akan masuk panen raya bawang merah,” kata Kasi Stabilitas Harga dan Kemetrologian DPKUKM Cilacap Warsun.

Biasanya pasar tradisional di Cilacap mendapatkan stok bawang merah dari Brebes. Namun beberapa kabupaten tetangga juga mengirimkan stok ke pasar tradisional di Cilacap.

“Jawa tengah terbesar dari Brebes. Namun sudah ada beberapa kabupaten lain di Jawa Tengah yang produksi bawang merah, termasuk Cilacap,” pungkasnya. (ray)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tak Punya Surat Vaksin, 3.165 Calon Penumpang KA di Daop 5 Purwokerto Gagal Berangkat

Selanjutnya

Cegah Penularan Virus Corona, Pemdes Sokaraja Kulon Gencar Aksi Penyemprotan Des Infektan

TERBARU

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Tegaskan Banyumas Tak Terapkan WFA

Rabu, 25 Maret 2026

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Terseret Ombak di Pantai Suwuk Ditemukan Meninggal

Rabu, 25 Maret 2026

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

KAI Daop 5 Purwokerto Tawarkan Diskon 20% Lewat Promo Silaturahmi

Rabu, 25 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

Selanjutnya

Cegah Penularan Virus Corona, Pemdes Sokaraja Kulon Gencar Aksi Penyemprotan Des Infektan

Kontes Burung Dilarang, Pedagang Kurungan di Banjarnegara Mengeluh Omset Turun

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com