PURWOKERTO– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang sepanjang paruh pertama 2026. Tercatat sebanyak 2.456.575 pelanggan dilayani selama periode Januari hingga Juni, atau naik 12 persen dibandingkan semester yang sama tahun lalu yang hanya mencapai 2.201.282 penumpang.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengungkapkan bahwa peningkatan ini menandakan kepercayaan publik terhadap moda kereta api kian menguat.
“Kami melihat masyarakat makin sadar bahwa kereta api adalah pilihan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Ini hasil dari strategi kami mengoptimalkan kapasitas tempat duduk, program promo tarif, hingga peningkatan pelayanan oleh seluruh insan KAI,” ujar As’ad dalam rilis resminya, Selasa (7/7/2026).
Purwokerto Masih Primadona
Dari 50 lebih stasiun yang ada di wilayah Daop 5, Stasiun Purwokerto masih menjadi titik keberangkatan tertinggi dengan jumlah 914.605 penumpang. Peringkat kedua ditempati Stasiun Kutoarjo (338.117 penumpang), disusul Kroya (283.583), Kebumen (196.379), dan Gombong (141.226).
Sementara itu, untuk destinasi favorit, jalur menuju Pasarsenen menjadi yang terpadat dengan 349.445 penumpang. Disusul tujuan Yogyakarta (276.360), Kiaracondong (151.115), Gambir (146.966), dan Bekasi (144.285).
Kinerja Tepat Waktu Capai 99,84 Persen
As’ad menambahkan, faktor utama yang membuat masyarakat betah naik kereta adalah tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) yang terjaga. Selama Semester I 2026, rata-rata OTP keberangkatan berada di angka 99,84 persen, sementara OTP kedatangan menyentuh 97,59 persen.
Untuk mempertahankan capaian ini, KAI Daop 5 terus menggencarkan perawatan sarana dan prasarana secara berkala, memperkuat koordinasi operasional, serta meningkatkan kompetensi petugas di lapangan.
“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, agar perjalanan kereta api ke depan semakin aman, nyaman, dan berkesan,” tutup As’ad.
Penulis : Alri Johan
Editor : Angga Saputra







