BANYUMAS — Komunitas PESTOL (Pemuda Stok Lama) menggelar kegiatan halalbihalal yang dirangkai dengan santunan anak yatim di Banyumas, Minggu (5/4)2026) di RM Ratu Gurameh Sidabowa, Patikraja. Kegiatan ini melibatkan berbagai organisasi kemasyarakatan (ormas) dan elemen masyarakat sebagai upaya mempererat silaturahmi lintas kelompok.
Ketua panitia, Anton Sardiantoro atau yang akrab disapa Anton BJG, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara. Ia menyoroti kehadiran sejumlah perwakilan ormas, di antaranya MPC Pemuda Pancasila Banyumas, GRIB Jaya, LSM Harimau, Lowo Ireng, Laskar Sabilillah, Squad Indonesia, LSM Libas, serta tokoh dari kalangan advokat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perwakilan pimpinan ormas, peserta lintas elemen, serta para donatur yang telah berkontribusi hingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Anton.
Penggagas Komunitas PESTOL, Agung Buwono, menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan di tengah keberagaman latar belakang masyarakat. Menurutnya, komunikasi dan kebersamaan harus terus dijaga sebagai fondasi kehidupan sosial.
“Ini menjadi momen berharga karena kita bisa berkumpul dalam suasana kebersamaan meskipun berasal dari latar belakang yang berbeda. Kebersamaan ini menunjukkan bahwa persaudaraan tetap bisa terjalin,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah dan tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan. Menurutnya, rasa persatuan dan kebangsaan harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun.
Sementara itu, Ketua Peradi SAI Purwokerto, H. Djoko Susanto SH, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menekankan pentingnya menjaga persaudaraan tidak hanya dalam kehidupan sosial, tetapi juga sebagai nilai yang berkelanjutan.
“Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, tidak hanya di dunia tetapi juga sebagai nilai kebersamaan yang kita jaga bersama,” ujarnya.

Setelah rangkaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang tidak hanya memperkuat solidaritas sosial, tetapi juga meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan di wilayah Banyumas. (Yoga Cokro)








