INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Ganjar : Ancaman Era Reformasi, Diseret Ke Ranah Hukum dengan Dicari-cari Kesalahan Ketika Beda Pilihan

Minggu, 4 Februari 2024

KONTROVERSI, indiebanyumas.com-Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3 Ganjar Pranowo mengatakan ada model-model ancaman baru di era reformasi yang berbeda dengan Orde Baru. Saat Orde Baru, kata dia, rakyat diancam penjara jika berbeda pendapat atau melawan negara.

Berbeda saat era reformasi, lanjutnya, ancamannya akan diseret ke ranah hukum dengan dicari-cari kesalahannya ketika berbeda pendapat atau pilihan capres-cawapres.

Dulu era Orde Baru itu kalau mengancam subversi, kamu melawan negara, kamu melawan pemerintah dipenjara, telepon melarang, mengancam. Kalau sekarang ancamannya korupsi, dicari persoalannya, ada enggak ada,” kata Ganjar Pranowo, saat wawancara eksklusif di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (3/2/2024) dikutip dari iNews.

Ganjar mendapatkan informasi dan keluh kesah beberapa pejabat di daerah diintervensi dengan gaya-gaya baru era reformasi. Dia pun meminta para aparat penegak hukum untuk bersikap netral.

“Teman-teman saya pada ketakutan lapor ke saya, kades sudah ada, bupati wali kota sudah ada. Hentikanlah. Saya sampai saat ini meyakini, TNI-Polri sanggup, karena mereka orang-orang merah putih, ASN (Aparatur Sipil Negara) sanggup (netral),” ujar dia kembali.

Menurutnya, kasus-kasus seperti itu kian masif ketika Presiden Joko Widodo memberikan statement presiden boleh memihak dan berkampanye. Pada perjalanannya, kata Ganjar, hal itu justru membuat jalannya pemerintahan dan roda demokrasi kian amburadul.

“Makanya dulu diperintahkan ASN, TNI, Polri, harus netral, gubernur bupati harus netral, itu perintah bapak presiden, bahwa hari ini berubah maka kekacauan mulai terjadi. Kembalikan pada prinsip awal, cabut statement itu,” tegas Ganjar.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

4 Kebudayaan RI Yang Dicolong Negara Lain, Capres-Cawapres Bisa Apa?

Selanjutnya

Pengurus Pimpinan Anak Ranting (PAR) Pemuda Pancasila Ranting Banteran Resmi Dilantik

TERBARU

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Perbaikan Rampung, Jalur Ganda Prupuk–Linggapura Kembali Beroperasi

Jumat, 10 April 2026

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Ular Sanca 3 Meter Masuk Rumah Warga di Perum Ledug Sejahtera, Sempat Dikira Hantaman Kucing

Jumat, 10 April 2026

Janji Lolos Polri, Warga Banyumas Tertipu Rp125 Juta

Janji Lolos Polri, Warga Banyumas Tertipu Rp125 Juta

Jumat, 10 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Peredaran Uang Palsu Hebohkan Pasar Cilongok, 4 Pedagang Jadi Korban

Sabtu, 4 April 2026

Selanjutnya

Pengurus Pimpinan Anak Ranting (PAR) Pemuda Pancasila Ranting Banteran Resmi Dilantik

Orang eks Karesidenan Banyumas yang Belajar di Sekolah Dokter Jawa

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com