JAKARTA – Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melalui Program Studi Keperawatan D3 resmi menjalin kerja sama dengan Ambulans Gawat Darurat (AGD) 118. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) ini dilakukan di Jakarta, sebagai langkah strategis memperkuat layanan prehospital care yang menjadi unggulan program studi.
Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam penanganan kegawatdaruratan di luar rumah sakit. Ruang lingkupnya mencakup pendidikan, pelatihan, praktik lapangan, hingga pengembangan keterampilan klinis.
Ketua Prodi Keperawatan D3 FIKES UMP, Dr. Etlidawati, menegaskan pentingnya kolaborasi ini.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga harus sigap, terampil, dan profesional dalam situasi darurat. Kerja sama dengan AGD 118 menjadi peluang besar untuk mewujudkan hal tersebut,” ujarnya.
Melalui MoU ini, mahasiswa akan terlibat langsung dalam penanganan kecelakaan, evakuasi medis, hingga pelayanan ambulans gawat darurat. Pelatihan khusus seperti triase, Basic Life Support (BLS), dan penanganan trauma juga akan diperkuat dengan pendampingan tenaga profesional AGD 118.
Direktur AGD 118, Asti Puspita Rini, menyambut baik kerja sama ini. “Kami berharap mahasiswa memperoleh pengalaman nyata di lapangan sehingga siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan secara cepat dan tepat,” jelasnya.
Dekan FIKES UMP, Assoc. Prof. Dr. Umi Solikhah, menambahkan bahwa kerja sama ini menegaskan posisi Prodi Keperawatan D3 sebagai institusi unggul dalam bidang prehospital care.
“Lulusan kami diharapkan tidak hanya berdaya saing tinggi, tetapi juga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Koordinator praktik lapangan prehospital, Endiyono, menilai kerja sama ini sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan pra-rumah sakit serta memperkuat peran perawat sebagai garda terdepan penyelamat nyawa. (Angga Saputra)








