PURWOKERTO – Kabupaten Banyumas menjadi tuan rumah Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah. Upacara yang diikuti ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah itu digelar di Stadion GOR Satria Purwokerto, Kamis (10/9/2026).
Upacara tersebut dihadiri Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti, Sekretaris Daerah Banyumas Agus Nur Hadie yang juga menjabat Ketua Kwarcab Banyumas, jajaran pengurus Kwarda Jawa Tengah, Mabicab, Kwarcab, serta ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah.
Momentum ini sekaligus menjadi penutup rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwarda Jawa Tengah yang berakhir di Kabupaten Banyumas.
Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco membacakan amanat Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Tengah.
Dalam amanatnya, Mabida Jateng menekankan pentingnya momentum Hari Pramuka ke-65 sebagai sarana meneguhkan kembali komitmen dan tanggung jawab Gerakan Pramuka dalam kehidupan bermasyarakat.
Keberhasilan pelaksanaan ETK yang bermuara di Banyumas juga disebut menjadi bagian penting dalam peringatan tahun ini. Estafet tersebut tidak hanya dimaknai sebagai simbol kepramukaan, tetapi juga sebagai representasi persaudaraan, kebersamaan, dan regenerasi antargenerasi.
“Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar simbol kepramukaan, melainkan simbol persaudaraan, kebersamaan, dan regenerasi dari satu generasi ke generasi berikutnya,” ujar Widagdo saat membacakan sambutan Mabida Jateng.
Mabida Jateng juga mengingatkan anggota Pramuka agar tidak sekadar menjadi penonton di tengah perkembangan era digital. Pramuka didorong aktif menangkal hoaks, provokasi, dan perundungan siber.
Selain itu, anggota Pramuka diharapkan mampu bertransformasi menjadi penggerak ekonomi serta melahirkan wirausahawan muda yang mandiri dan memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Banyumas juga mendapat apresiasi atas tata kelola dan sistem pengembangan Pramuka yang dinilai matang, khususnya dalam pencapaian Pramuka Garuda.
“Dalam hal pencapaian Pramuka Garuda, Banyumas memiliki sistem yang sangat baik dan terukur, tidak hanya mengejar kuantitas tetapi juga kualitas. Ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Widagdo.
Sementara itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengungkapkan kebanggaannya karena Banyumas dipercaya menjadi pusat pelaksanaan puncak peringatan Hari Pramuka tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2026.
“Merupakan sebuah kebanggaan bagi kami karena Kabupaten Banyumas mendapat amanah menjadi pusat pelaksanaan Peringatan Hari Pramuka ke-65 Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026,” ujar Sadewo.
Menurut Sadewo, perjalanan Estafet Tunas Kelapa yang dilakukan dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah hingga akhirnya tiba di Banyumas membawa pesan kuat tentang persaudaraan dan kebersamaan.
Ia berharap semangat yang dibawa dari berbagai penjuru Jawa Tengah tersebut tidak berhenti setelah rangkaian peringatan berakhir, tetapi terus diwujudkan melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Semoga semangat yang telah dibawa dari berbagai penjuru Jawa Tengah ini tidak berhenti. Saya berharap semangat ini terus membara melalui karya, pengabdian, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” tutur Sadewo.
Pewarta : Alri Johan
Editor : Angga Saputra






