INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dinkes Banyumas pastikan jenazah pasien COVID-19 tak telantar

Kamis, 8 Juli 2021

Purwokerto – Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memastikan jenazah pasien COVID-19 tidak sampai telantar meskipun di wilayah itu dalam beberapa hari terakhir terjadi lonjakan angka kematian.

“Alhamdulillah kami bersama BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Banyumas dibantu oleh Polresta Banyumas dan Kodim 0701/Banyumas dalam menangani jenazah pasien COVID-19, mulai dari pemulasaraan hingga pemakaman,” kata Kepala Dinkes Banyumas Sadiyanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Kamis.

Bahkan, kata dia, kadang ada warga Banyumas yang meninggal akibat COVID-19 di luar daerah dan dimakamkan di Banyumas sehingga menambah jumlah pemakaman yang dilakukan pada hari tersebut.

Kendati demikian, dia mengatakan semua itu dapat tertangani dengan baik, sehingga di Banyumas tidak sampai ada jenazah pasien COVID-19 terlantar atau terkendala dalam pemakamannya.

Ia mengakui angka kematian akibat COVID-19 di Banyumas dalam beberapa hari terakhir cenderung meningkat.

“Kemarin (7/7) ada 26 orang yang meninggal, sebelumnya 21 orang, sudah dua hari di atas 20 orang. Ini (26 orang yang meninggal, red.) rekor sejak terjadinya COVID-19 di Banyumas,” katanya.

Selain itu, kata dia, lonjakan juga terjadi pada kasus positif aktif baru karena hingga Kamis (8/7) pagi terdata sebanyak 330 orang, sedangkan pada hari Rabu (7/7) sebanyak 389 orang.

Terkait dengan hal itu, Sadiyanto mengajak masyarakat Kabupaten Banyumas untuk menaati kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sebagai upaya untuk menekan lonjakan kasus COVID-19.

“Kami meyakini kalau masyarakat benar-benar melakukan PPKM ini, pasti ada penurunan karena mengurangi kerumunan. Setelah kerumunan dikurangi, otomatis penyebaran dari orang ke orang jadi berkurang, tetapi kalau dibiarkan tetap berkerumun akan tambah banyak,” katanya.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Uji KIR di Dinhub Banyumas Disediakan Dua Jalur

Selanjutnya

Jualan Togel, Warga Tambak Diringkus

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Teman Sesama Pedagang Jadi Tersangka Rudapaksa di Kios Pasar Rawalo

Teman Sesama Pedagang Jadi Tersangka Rudapaksa di Kios Pasar Rawalo

Jumat, 31 Juli 2026

Bupati Banyumas Bayar Langsung 100 Paket Sembako di Pasar Murah SARAHSIMAS, Warga: Kaget dan Senang

Bupati Banyumas Bayar Langsung 100 Paket Sembako di Pasar Murah SARAHSIMAS, Warga: Kaget dan Senang

Jumat, 31 Juli 2026

103 Napi Rutan Banyumas Diusulkan Dapat Remisi Umum, Ini Syaratnya

103 Napi Rutan Banyumas Diusulkan Dapat Remisi Umum, Ini Syaratnya

Jumat, 31 Juli 2026

Selanjutnya

Jualan Togel, Warga Tambak Diringkus

Tiap Hari Minggu, Toko dan Pasar Ditutup, Bakal Dilakukan Penyemprotan

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
  • CATATAN REDAKSI

© 2021 indiebanyumas.com