INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dialog Buntu, Keranda Mayat dan Spanduk Protes Warnai Aksi Nasabah Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Dialog Buntu, Keranda Mayat dan Spanduk Protes Warnai Aksi Nasabah Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Sebuah spanduk berukuran besar terpampang di pintu Kantor Bank Mandiri Taspen Purwokerto yang tertutup rapat, Kamis (9/7/2026).

Kamis, 9 Juli 2026

FOKUS UTAMA — Tuntutan ratusan pensiunan ASN korban penipuan berkedok investasi bodong oleh eks pegawai Bank Mandiri Taspen Purwokerto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, gagal terpenuhi. Seratusan nasabah dan ahli waris yang sejak Kamis (9/7/2026) pagi menggeruduk kantor cabang bank tersebut akhirnya membubarkan diri dengan damai sekitar pukul 14.00 WIB.

Sebelum membubarkan diri, massa menggelar doa bersama di halaman kantor yang dijaga ketat personel polisi. Mereka juga memasang keranda mayat bertuliskan “Telah Mati Rasa Tanggung Jawab dan Empati Para Pejabat Bank Mandiri Taspen” di halaman kantor. Pintu bank yang tertutup rapat pun dipasangi spanduk besar berisi protes terhadap manajemen bank pelat merah tersebut.

Dialog Buntu, Kantor Ditutup

Kuasa hukum para korban, H. Djoko Susanto SH, menyatakan tidak ada titik temu antara nasabah dan manajemen Bank Mandiri Taspen Purwokerto saat berdialog pada pagi hari. “Kami sudah upayakan dan memang ternyata kantor tutup, tidak ada yang menemui sampai dengan sore hari ini,” kata Djoko.

Pintu kantor bank ditutup petugas keamanan internal pada siang hari setelah massa sempat merangsek masuk untuk menyegel usai berdialog dengan pihak manajemen.

“Kami meminta pembatalan kredit para nasabah yang bermasalah ini. Kedua, kami juga meminta kepada penyidik agar kantor ini dibekukan atau dicabut izin operasionalnya sampai ada penyelesaian kredit bermasalah ini,” tegas Djoko.

132 Korban, Kerugian Rp 30 Miliar

Djoko menjelaskan, hingga saat ini terdapat 132 nasabah yang meminta bantuan hukum melalui Klinik Hukum Peradi SAI Purwokerto dengan total kerugian mencapai Rp 30 miliar. “Posko pengaduan awalnya sudah kami tutup pada tanggal 10 Juni, tapi sampai kemarin masih banyak korban yang berdatangan, ada dari Kebumen, Cilacap, dan Wonosobo,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, seratusan pensiunan ASN kembali menggeruduk kantor cabang Bank Mandiri Taspen Purwokerto. Mereka merupakan korban investasi bodong yang diduga dilakukan eks pegawai bank berinisial NH alias D (36), yang kini telah ditahan polisi.

Tuntutan dalam aksi ini pun sama dengan sebelumnya: pembatalan kredit dan penutupan kantor cabang bank tersebut. Namun, hingga aksi bubar, tidak ada satupun tuntutan yang dipenuhi pihak bank.

Penulis : Angga Saputra

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Aksi Memanas! Ratusan Pendemo Teriak “Batalkan Kredit Kami” di Bank Mandiri Taspen Purwokerto

Selanjutnya

IKASMANSA Purwokerto Gandeng BRI, Transformasi Organisasi Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Banyumas Raih Predikat Sangat Baik dari BPOM, Bupati Targetkan Level Role Model Nasional Keamanan Pangan

Banyumas Raih Predikat Sangat Baik dari BPOM, Bupati Targetkan Level Role Model Nasional Keamanan Pangan

Kamis, 9 Juli 2026

Tak Kalah dari Horoskop, Bupati Banyumas Sebut Petungan Jawa Punya Filosofi Dalam

Tak Kalah dari Horoskop, Bupati Banyumas Sebut Petungan Jawa Punya Filosofi Dalam

Kamis, 9 Juli 2026

IKASMANSA Purwokerto Gandeng BRI, Transformasi Organisasi Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

IKASMANSA Purwokerto Gandeng BRI, Transformasi Organisasi Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

Kamis, 9 Juli 2026

Selanjutnya
IKASMANSA Purwokerto Gandeng BRI, Transformasi Organisasi Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

IKASMANSA Purwokerto Gandeng BRI, Transformasi Organisasi Alumni Tak Lagi Sekadar Nostalgia

Tak Kalah dari Horoskop, Bupati Banyumas Sebut Petungan Jawa Punya Filosofi Dalam

Tak Kalah dari Horoskop, Bupati Banyumas Sebut Petungan Jawa Punya Filosofi Dalam

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com