INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Dampak PPKM Darurat, Harga Sayur dan Buah Melambung

Minggu, 11 Juli 2021

Banyumas – Sepekan sejak diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Banyumas, harga sayuran serta buah-buahan mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut karena terhambatnya pasokan barang ke pasar-pasar tradisional.

Kenaikan harga sayuran terjadi merata, mulai dari wortel, kubis, buncis, muncang hingga kentang, sawi dan lainnya. Harga wortel misalnya, sekarang sudah menembus Rp 72.000 per kilogram, kemudian harga kentang yang biasanya hanya Rp 14.000 per kilogram, sekarang sudah naik menjadi Rp 19.000 per kilogram, harga muncang dari Rp 14.00 per kilogram naik menjadi Rp 16.000 per kilogram.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca
Advertisement Advertisement Advertisement

“Pasokan sayuran sedikit terhambat karena PPKM darurat dan banyak jalan-jalan yang dilakukan penyekatan, belum lagi pembatasan jam operasional pasar tradisional, sehingga harga sayuran naik semua,” kata Muniroh, penjual sayuran di Pasar Wage Purwokerto, Minggu (11/7).

Selain sayuran, harga cabai juga ikut naik. Dari harga normal Rp 40.000 per kilogram, sekarang naik menjadi Rp 60.000 per kilogram. Meskipun beberapa pembeli sempat protes dengan kenaikan harga tersebut, namun para pedagang tetap tidak mau menurunkan harga, karena sudah naik dari pemasok sayuran.

Advertisement. Scroll Untuk Lanjutkan Membaca

Tak hanya sayuran, harga buah-buahan juga ikut naik. Buah melon misalnya, dari harga normal Rp 10.000 per kilogram, sekarang sudah mencapai Rp 14.000 per kilogram. Harga jeruk yang kemarin sempat turun hingga Rp 8.000 per kilogram, sekarang naik kembali menjadi Rp 18.000 per kilogram.

Beberapa pembeli sempat mengeluh dengan kenaikan harga yang terjadi hampir pada semua jenis kebutuhan pokok tersebut. Mengingat harga bumbu dapur seperti bawang merah, bawang putih, empon-empon dan lainnya juga ikut naik.

“Belanja habis Rp 120.000 hanya mendapat bumbu dapur dan sayuran saja, semua harga naik, padahal kita, pekerja work from home (WFH) justru upah dikurangi,” keluh Lina.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Satgas PPKM Darurat Covid-19, Tutup Jalan Masuk Kota Purwokerto

Selanjutnya

Polresta Banyumas Salurkan Bantuan bagi Warga Miskin

TERBARU

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Nelayan Banjarnegara Belum Ditemukan, Tim SAR: Ombak Masih Menjadi Kendala

Selasa, 24 Maret 2026

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Korban Terseret Ombak Kebumen Masih Hilang, Pola Pencarian Diubah

Selasa, 24 Maret 2026

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Kemenhub Rampcheck Ribuan Armada, 90% Lebih Laik Operasi

Selasa, 24 Maret 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Rp3,3 Miliar Ditolak, PT AKAS Gugat Tender Parkir GOR Satria

Senin, 23 Februari 2026

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

SMPN 10 Purwokerto Minta Ganti Dapur MBG, FMP2M Soroti Menu Monoton dan Dugaan Selisih Anggaran

Selasa, 3 Maret 2026

Selanjutnya

Polresta Banyumas Salurkan Bantuan bagi Warga Miskin

Pemerintah Tetapkan Iduladha 1442 H Jatuh pada Selasa, 20 Juli 2021

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • NASIONAL
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com