INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cucu Pendiri NU Dukung Ganjar-Mahfud: Banyak yang Terintimidasi, Harus Kita Lawan

Senin, 29 Januari 2024

PILPRES, indiebanyumas.com– Dukungan terhadap pasangan Capres Cawapres Ganjar Pranowo dan Mahfud MD terus berdatangan dari kalangan kiai, alim ulama dan pondok pesantren (ponpes). Salah satunya dari keluarga besar Ponpes Bahrul Ulum Tambak Besar, Jombang.

Adalah KH Abdul Wahab Yahya atau Gus Wahab dan KH Roqib Wahab yang menjadi pendukung garis keras Ganjar-Mahfud. Kiai Roqib merupakan putra, sedangkan Gus Wahab cucu pendiri dan penggerak Nahdlatul Ulama (NU) KH Abdul Wahab Hasbullah.

Dukungan penuh keluarga pendiri NU itu disampaikan secara gamblang oleh Gus Wahab saat tim Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud sowan ke Ndalem Tambak Beras, Jumat (26/1/2024).

Melansir laman inews, dukungan penuh tersebut dikatakan Gus Wahab akan dibarengi dengan gerakan masif ke ponpes-ponpes lainnya untuk mengajak mendukung Ganjar-Mahfud.

Saat ini, dia melihat banyak sekali ponpes-ponpes, pihak-pihak hingga masyarakat yang tersandera dan terintimidasi.

“Sekarang ini sudah banyak intimidasi. Wasit diisukan juga sudah terkontaminasi. Secara umum banyak yang tersandera iming-iming. Nah ini harus kita lawan. Sudah tidak benar. Kasihan aparat negara ini sudah ditekan penguasa,” kata Gus Wahab, Senin (29/1/2024).

Dia menekankan, seharusnya pemilu berjalan dengan fair atau adil. Tidak ada arahan untuk memenangkan salah satu pihak atas tekanan penguasa.

Pemilu bagi Gus Wahab harus berjalan sesuai tagline nasional pemilu yakni Luber Jurdil (Langsung Bebas Rahasia Jujur dan Adil).

Terlepas dia mendukung Ganjar-Mahfud, dia ingin negara ini harus diselamatkan dari pihak-pihak yang merekayasa pemilu atau sudah memastikan pemenang Pemilu 2024.

“Menang atau kalah tapi harus bermartabat. Jangan ada ketakutan di diri kita. Jangan sampai kita tergadaikan dengan sesuatu yang menggiurkan tadi,” ucapnya. (angga)

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

MENGHIDUPKAN JALUR REMPAH NUSANTARA

Selanjutnya

KPK Segera Panggil Bupati Sidoarjo Terkait OTT 10 ASN

TERBARU

Kota Hujan, Tiga Kord, dan Sebuah Revolusi: Kisah Grunge dari Seattle dan Para Legendanya

Kota Hujan, Tiga Kord, dan Sebuah Revolusi: Kisah Grunge dari Seattle dan Para Legendanya

Minggu, 5 April 2026

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kreteg Kebumen

Hari Kelima Pencarian, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban Tenggelam di Sungai Kreteg Kebumen

Minggu, 5 April 2026

Hari Ke-4 Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Masih Belum Ditemukan

Hari Ke-4 Pencarian, Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Masih Belum Ditemukan

Minggu, 5 April 2026

POPULER BULAN INI

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

KPK OTT Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman

Jumat, 13 Maret 2026

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Profil Ammy Amalia: Dari Anggota DPR, Notaris, Kini Jadi Plt Bupati Cilacap

Senin, 16 Maret 2026

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Bupati Cilacap dan 6 Pejabat Diamankan KPK Usai Diperiksa di Polresta Banyumas

Jumat, 13 Maret 2026

Selanjutnya

KPK Segera Panggil Bupati Sidoarjo Terkait OTT 10 ASN

Tinjau Rusunara Denpasar dan Balai Diklat Keuangan, Menkeu : Upaya Kemenkeu Pupuk Pengetahuan Pengalaman

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com