INDIE BANYUMAS
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
INDIE BANYUMAS

Cegah Lonjakan Covid-19 pada Nataru, Cilacap Aktifkan Lagi Posko Covid-19 dan PPKM Mikro

Senin, 20 Desember 2021

Cilacap – Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mengaktifkan kembali satuan Tugas Penanganan Covid-19 hingga lokus terkecil dan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk mencegah lonjakan Covid-19.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan, pemerintah telah melakukan larangan mudik dan berkerumun pada Natal dan Tahun baru kali ini. Namun dari pengalaman Hari Raya Idulfitri dan Idhuladha lalu, ada kemungkinan sebagian masyarakat tidak mengindahkan larangan tersebut.

“Hal ini tentu dapat menimbulkan kerawanan terjadinya peningkatan kasus Covid-19,” katanya, dalam keterangannya, dikutip Minggu (19/12).

Karena itu, bupati mengimbau agar tiga pilar, yakni pemerintah, kepolisian dan TNI untuk mengaktifkan kembali Satuan Tugas penanganan Covid-19 dan PPKM Mikro di wilayahnya.

Selain itu, protokol kesehatan diterapkan lebih ketat dengan pendekatan 5M, yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun/hand sanitizer, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan.

“3T, testing, tracing, treatment, serta melaksanakan percepatan pencapaian target vaksinasi, terutama vaksinasi lansia, sampai akhir Desember 2021,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, pemerintah Kabupaten Cilacap memperkuat kerja sama atau sinergi tiga pilar untuk mencegah lonjakan Covid-19 pada Nataru. Terlebih, saat ini varian Omicron yang diyakini memiliki daya tular berlipat lebih cepat telah masuk ke Indonesia.

Tiga pilar dimaksud, yakni Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) serta para kepala desa, mewakili unsur pemerintah.

Menurut dia, tiga pilar harus bekerja profesional dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayahnya. Keberadaan forum tiga pilar digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat, mulai dari lapisan yang paling bawah.

“Apabila ada permasalahan atau kejadian-kejadian yang meresahkan masyarakat, forum tiga pilar harus tahu dan segera tanggap, supaya tercipta situasi kondisi yang aman dan kondusif dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. Ketiga pilar harus selalu berkoordinasi membangun komunikasi secara berkala, bersatu padu, bergotong royong, berat sama dijinjing dan saling silih asah juga silih asuh,” kata Tatto.

Selain itu, ia juga mengajak tiga pilar untuk menjalin koordinasi dengan pemangku kepentingan seperti tokoh agama dan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, pengelola hotel dan tempat wisata, pelaku usaha serta pihak lain yang dianggap perlu untuk menegakkan disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan untuk melaksanakan pendataan pemudik.

“Tiga pilar harus memastikan para pemudik telah melakukan tes swab antigen, sudah vaksin serta mendownload aplikasi PeduliLindungi,” ucap dia.

ShareTweetKirimkan
Sebelumnya

Tak Ada yang Alami KIPI Pasca Anak Usia 6-11 Tahun Dapat Vaksin Covid-19

Selanjutnya

Puluhan Santri Diduga Keracunan Air Minum RO di Kebokura Sumpiuh, Hasil Uji Bakteriologis Paling Cepat Lima Hari

POPULER BULAN INI

Sekda Banyumas: Pemkab Tunggu Surat Resmi DPRD Soal Tunjangan

Sekda Banyumas Buka Suara soal Polemik Lelang Parkir GOR Satria: Pemenang Bukan Sekadar Penawar Tertinggi

Kamis, 26 Februari 2026

PT Solusi Parkir Nusantara Menang Kerjasama Pengelolaan Parkir GOR Satria Purwokerto

Lelang Parkir GOR Satria: Sanggahan PT AKAS Gugur Hanya Gegara Salah Alamat

Kamis, 26 Februari 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Banyumas Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Nasional 2026

Kamis, 26 Februari 2026

TERBARU

Warga Karanglewas Lapor, Polisi Gercep! Warung Berisik Langsung Diamankan

Warga Karanglewas Lapor, Polisi Gercep! Warung Berisik Langsung Diamankan

Kamis, 14 Mei 2026

Menag Ajak Umat Islam Jadikan Idulfitri Momentum Perkuat Empati Sosial

Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Kenaikan Yesus Kristus 2026: Ajak Umat Perkuat Kerukunan

Kamis, 14 Mei 2026

Hijau dan Tangguh! UMP Gelar Civil Carnival 10.0, Mahasiswa Se-Indonesia Adu Inovasi

Hijau dan Tangguh! UMP Gelar Civil Carnival 10.0, Mahasiswa Se-Indonesia Adu Inovasi

Kamis, 14 Mei 2026

Selanjutnya

Puluhan Santri Diduga Keracunan Air Minum RO di Kebokura Sumpiuh, Hasil Uji Bakteriologis Paling Cepat Lima Hari

Purbalingga Surplus Beras, Desa Diminta Tetap Miliki Lumbung

Tentang Kami / Redaksi
Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com

Tentang Kami / Redaksi / Pedoman Media Siber / Independensi & Donasi

© 2021 indiebanyumas.com
Tidak ada hasil
Lihat semua hasil
  • BERANDA
  • BANYUMAS RAYA
  • HUKUM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • DUNIA
  • HUMANIORA

© 2021 indiebanyumas.com