PURWOKERTO – Akhir tahun yang identik dengan musim penghujan memang menjadi langganan bencana. Tak kecuali di Banyumas. Laporan soal kebencanaan terus saja datang ke BPBD Banyumas.
Kepala Pelaksana BPBD Banyumas, Titik Puji Astuti mengatakan hingga kini diprediksi masih akan terus turun hujan.
“Untuk bulan Desember curah hujan masih tinggi,” kata dia.
Dia mengatakan, diprediksi musim penghujan masih akan berlangsung hingga bulan Februari tahun 2022. Bahkan untuk puncakanya masih belum terjadi.
“Untuk puncak musim penghujan masih Januari,” katanya.
Bicara soal bencana, mungkin patut disyukuri bahwa tahun ini salah satu bencana langganan yaitu banjir tak separah tahun sebelumnya.
“Bencana paling banyak itu tanah longsor. Banjir untuk tahun ini tidak separah tahun lalu,” ujarnya.
Menurutnya, Banyumas ini ada tiga primadona bencana, yaitu tanah longsor, banjir dan puting beliung. Ia menjabarkan, akumulasi per bulan bencana pada tahun 2021 yaitu Januari 48 kejadian, Februari 38, Maret 12, April 28, Mei 14, Juni 19, Juli 13, Agustus 4, September 30, Oktober 30, November 77.
“Sedangkan Desember sampai dengan tanggal 12 ada 31 kejadian,” tandasnya. (mhd)







