Purwokerto – Sejumlah wilayah di Kabupaten Banyumas akan mengalami peningkatan intensitas curah hujan pada akhir Bulan Oktober mendatang. Prakirawan cuaca stasiun Badan Metereologi Klimatogoli dan Geofisika Tunggul Wulung Cilacap kepada RRI Senin (4/10/2021) mengatakan , pada bulan September peningkatan intensitas curah hujan memang sudah terjadi, namun dalam kategori rendah.
Pada bulan lalu, curah hujan berada di kisaran 21 hingga 50 milimeter perdasarian dengan intensitas tersebut Rendy menuturkan intensitas curah hujan masih dalam kategori sedang. Namun pada bulan Oktober atau tepatnya pada akhir Oktober mendatang akan terjadi penningkatan intensitas curah hujan yakni berada di angka 150 milimeter per dasarian.
Dengan kondisi tersebut, Rendy menghimbau kepada warga khususnya di daerah Banyumas dan sekitarnya untuk waspada, karena pada cuaca ekstrim seperti ini akan menyebabkan suhu panas ketika di pagi hari, sementara di siang menjelang sore akan mengalami penurunan suhu, sehingga dampak kesehatan akan lebih dirasakan oleh masyarakat.
“Suhu di pagi hari akan mengalami peningkatan atau panas, sementara untuk suhu di siang menjelang sore akan mengalami penurunan” paparnya.
Selain itu, dengan kondisi cuaca ekstrim, kondisi gelombang di pesisir selatan Pulau Jawa juga dihimbau untuk waspada karena gelombang tinggi masih mengintai. Rendy menghimbau, kegiatan kemaritiman untuk lebih berhati-hati baik itu kapal sedang sampai kapal dengan ukuran besar. (ARI)







